MENCARI PENCERAHAN TENTANG SANGGAH MELALUI EPROC

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang pengadaan barang berdasarkan Perpres 54/2010

MENCARI PENCERAHAN TENTANG SANGGAH MELALUI EPROC

Postoleh jefri pandiangan » 17 Feb 2012, 09:45

Dear teman2 pengadaan yang baik,

saya mau mengkonfirmasi hasil konsultasi LKPP dari data base LKPP tentang peserta yg boleh melakukan sanggah melalui eproc.
begini statement data basenya... (sumber http://www.konsultasi.lkpp.go.id/index. ... id=138#q_1)
1. Penyedia masih dapat menyampaikan sanggahan kembali selama masa sanggah, meskipun peserta tersebut sudah menerima jawaban atas sanggahan sebelumnya dari Pokja ULP.
2. Jaminan sanggahan banding yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku (a.l disampaikan setelah masa sanggahan banding berakhir) dinyatakan tidak sah. Dengan demikian sanggahan banding yang disampaikan tidak menghentikan proses pelelangan/seleksi. Tetapi materi sanggahan banding tetap harus ditindaklanjuti. Namun jika Penyedia bersedia memperbaiki jaminan sanggahan banding tersebut, maka sanggahan banding dapat diproses dan bersifat menghentikan pelelangan.
3. Surat sanggahan yang disampaikan bukan kepada ULP atau disampaikan diluar masa sanggah tidak dapat dianggap sebagai sanggah lagi, tetapi tetap menjadi bahan aduan yang harus ditindak lanjuti. Tetapi fungsinya sebagai sanggah sudah hilang, sehingga tidak lagi menghentikan proses pelelangan/seleksi.
4. Panitia/PPK tidak diperkenankan merubah waktu sanggah dari 5 (lima) hari kerja menjadi 2 (dua) hari kerja, karena waktu sanggah merupakan hak Penyedia. Jika ingin mempersingkat waktu pelelangan, maka Saudara dapat mengurangi alokasi waktu lainnya.
5. Hanya peserta lelang yang memasukkan penawaran yang dapat menyanggah. Pendaftar yang tidak menyampaikan penawaran sudah tidak menjadi peserta lelang pada saat pembukaan penawaran. Pihak yang tidak menyampaikan penawaran hanya dapat menyampaikan pengaduan.
6. Menjawab sanggah tidak harus pada hari ke 6 setelah penetapan pemenang. Jawaban atas sanggahan dapat dijawab lebih cepat tetapi tidak boleh kurang dari waktu yang ditentukan.

untuk statement no. 1, apakah boleh demikian penyedia melakukan sanggah berulang-ulang, tapi ketentuan tersebut tidak eksplisit pada perpress.. ini bagaimana?
utk statement no.2, konteks "ditindaklanjuti" ini bagaimana, apakah dianggap pengaduan atau boleh dibiarkan saja. klo dianggap pengaduan, trus bentuk tindak lanjutnya bagaimana ya? apakah disurati, atau diundang klarifikasi, atau bagaimana?
utk statement no.3. konteks "bahan aduan yang harus ditindaklanjuti" yang bagaiman? apakah pengaduan tersebut dijawab, trus disurati, penyedia diundang utk klarifikasi atau bagaimana?\
utk statement no. 4. apakah ini statement ini bisa dijadikan dasar pelaksanaan lelang, padahal secara eksplisit tidak diatur di perpress?
Untk statement no. 5. apakah ini bisa dijadikan pedoman ke panitia dalam pelaksanaan eproc, contohkan saja, ada peserta lelang yg mendaftar sejumlah 60 kemudian mendownload dokumen pengadaan, tetapi hanya 4 saja yang mengupload penawaran. ternyata ada peserta lelang yang menyanggah, tetapi tidak mengupload penawarannya.. ini bagaimana? apakah panitia bisa menjalankan pedoman LKPP no.5 tersebut;
utk statement no. 6. ini ketentuan baku, atau bagaimana, apakah masah sanggah itu baku nya 5 hari kerja waktunya, trus sanggah banding waktunya yg baku adalah 5 hari kerja. dan itu harus diakomodir di jadwal pelelangan e proc yang panitia lakukan.. atau bagaimana sebenarnya memahani ketentaun di perpres khususnya lampiran II.B.1.n angka 2,6, dan 7

terakhir.. apakah seluruh database konsultasi LKPP itu dapat digunakan sebagai pedoman bagi pelaku pengadaan, khususnya panitia dalam menjalankan proses pengadaan.

trimakasih.
jefri pandiangan
Newbie
Newbie
 
Post: 47
Bergabung: 14 Jun 2011, 20:55

Re: MENCARI PENCERAHAN TENTANG SANGGAH MELALUI EPROC

Postoleh max modi » 17 Feb 2012, 22:26

begini statement data basenya... (sumber http://www.konsultasi.lkpp.go.id/index. ... id=138#q_1)
1. Penyedia masih dapat menyampaikan sanggahan kembali selama masa sanggah, meskipun peserta tersebut sudah menerima jawaban atas sanggahan sebelumnya dari Pokja ULP.
2. Jaminan sanggahan banding yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku (a.l disampaikan setelah masa sanggahan banding berakhir) dinyatakan tidak sah. Dengan demikian sanggahan banding yang disampaikan tidak menghentikan proses pelelangan/seleksi. Tetapi materi sanggahan banding tetap harus ditindaklanjuti. Namun jika Penyedia bersedia memperbaiki jaminan sanggahan banding tersebut, maka sanggahan banding dapat diproses dan bersifat menghentikan pelelangan.
3. Surat sanggahan yang disampaikan bukan kepada ULP atau disampaikan diluar masa sanggah tidak dapat dianggap sebagai sanggah lagi, tetapi tetap menjadi bahan aduan yang harus ditindak lanjuti. Tetapi fungsinya sebagai sanggah sudah hilang, sehingga tidak lagi menghentikan proses pelelangan/seleksi.
4. Panitia/PPK tidak diperkenankan merubah waktu sanggah dari 5 (lima) hari kerja menjadi 2 (dua) hari kerja, karena waktu sanggah merupakan hak Penyedia. Jika ingin mempersingkat waktu pelelangan, maka Saudara dapat mengurangi alokasi waktu lainnya.
5. Hanya peserta lelang yang memasukkan penawaran yang dapat menyanggah. Pendaftar yang tidak menyampaikan penawaran sudah tidak menjadi peserta lelang pada saat pembukaan penawaran. Pihak yang tidak menyampaikan penawaran hanya dapat menyampaikan pengaduan.
6. Menjawab sanggah tidak harus pada hari ke 6 setelah penetapan pemenang. Jawaban atas sanggahan dapat dijawab lebih cepat tetapi tidak boleh kurang dari waktu yang ditentukan.


saya rasa penjelasan dari LKPP di atas sangat jelas pak.
:mood: justru setelah membaca pertanyaan di bawahnya saya jadi ikut bingung :whoe:
max modi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 411
Bergabung: 01 Apr 2011, 05:32

tulis komentar


Kembali ke Barang

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Baidu [Spider], Google [Bot] dan 3 tamu