Survei Harga Pasar

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang pengadaan barang berdasarkan Perpres 54/2010

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh bdodi » 05 Mar 2012, 21:31

priyantoro menulis:
priyantoro menulis:Saya pribadi lebih sepakat dengan masukan Bp. Guskun, :good: bahwa ada sedikitnya 3 contoh yang masuk dalam katagori Biaya OVERHEAD diantaranya :
guskun menulis:- biaya modal. penyedia harus membeli tunai ke pemasok, sementara pembayaran dari negara dilakukan setelah barang terpasang. ada jeda antara pembelian oleh penyedia dan pelunasan dari negara, secara ekonomi penyedia menanggung biaya modal atau bunga dari modal. komponen ini adalah bagian dari overhead
- biaya administrasi. misalnya administrasi membuat penawaran, administrasi membuat laporan dan tagihan, materai.
- biaya komunikasi. penyedia harus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, bayar tagihan telepon atau beli pulsa

Saya baru saja membaca penjelasan dari LKPP untuk biaya OVERHEAD termasuk didalamnya adalah biaya pengiriman/transportasi sebagaimana yang ditulis LKPP sbb :
"Didalam penyusunan HPS PPK diharuskan menambahkan PPN. PPK dapat pula menambahkan biaya overhead bila dibutuhkan oleh penyedia, antara lain untuk mengirimkan barang tersebut ke lokasi pengguna. Biaya transportasi yang dimaksud di sini bukan biaya yang dikeluarkan Pejabat Pengadaan dalam melakukan pengadaan langsung, karena biaya tersebut tidak dibabankan dalam belanja barang/modal, melainkan biaya untuk proses pengadaan."
Dengan demikian untuk contoh Biaya OVERHEAD digabung dengan punya bpk. Guskun, saya sudah punya 4 contoh pak... :D :D
Sayangnya penjelasan LKPP untuk Biaya TAK TERDUGA berikut contohnya kurang jelas sedangkan untuk Biaya LAIN-LAIN tidak ada penjelasannya.
Untuk Biaya TAK TERDUGA dan Biaya LAIN-LAIN mungkin ada rekan-rekan pengadaan lain bisa ikut share mendefinisikan berikut contoh-2nya.
Salam Pengadaan ... :hi:


JANGAN LUPA Pph juga merupakan bagian dari OVERHEAD .. Thx.
bdodi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 379
Bergabung: 06 Mei 2011, 00:50

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh priyantoro » 06 Mar 2012, 20:26

Terimakasih sharingnya pak bdodi,
priyantoro menulis:Mari kita lihat dalam Perpres Buku 4 Lampiran II.A.3.d dan Lampiran II.A.3.e. Pada kedua butir (d dan e) tsb ada 3 jenis kelompok/katagori Biaya :
1. Biaya OVERHEAD, ===> Harus/Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
2. Biaya TAK TERDUGA, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
3. Biaya LAIN-LAIN, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
Kalau rangkuman diatas saya tambahkan komponen Pajaknya, maka sesuai Perpres ada 2 ketentuan yaitu :
1. PPN, ===> Harus/Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
2. PPh, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
bdodi menulis:JANGAN LUPA Pph juga merupakan bagian dari OVERHEAD .. Thx.
Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa PPh bukan termasuk katagori OVERHEAD. Demikian untuk menjadi koreksi dan mohon diluruskan bila keliru...
Salam Pengadaan ... :hi:
priyantoro
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 308
Bergabung: 26 Mei 2011, 22:11

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh bdodi » 06 Mar 2012, 22:26

priyantoro menulis:Terimakasih sharingnya pak bdodi,
priyantoro menulis:Mari kita lihat dalam Perpres Buku 4 Lampiran II.A.3.d dan Lampiran II.A.3.e. Pada kedua butir (d dan e) tsb ada 3 jenis kelompok/katagori Biaya :
1. Biaya OVERHEAD, ===> Harus/Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
2. Biaya TAK TERDUGA, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
3. Biaya LAIN-LAIN, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
Kalau rangkuman diatas saya tambahkan komponen Pajaknya, maka sesuai Perpres ada 2 ketentuan yaitu :
1. PPN, ===> Harus/Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
2. PPh, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
bdodi menulis:JANGAN LUPA Pph juga merupakan bagian dari OVERHEAD .. Thx.
Jadi dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa PPh bukan termasuk katagori OVERHEAD. Demikian untuk menjadi koreksi dan mohon diluruskan bila keliru...
Salam Pengadaan ... :hi:


ehm. kok jadi lain ya .. menurut saya :
1. PPN > harus diperhitungkan
2. Pph > merupakan bagian dari overhead.
thx.
bdodi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 379
Bergabung: 06 Mei 2011, 00:50

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh guskun » 06 Mar 2012, 22:45

Pajak Penghasilan yang dipungut oleh Bendaharawan/KPPN BUKAN biaya, tapi merupakan cicilan pembayaran pajak kepada negara. Hal ini adalah konsewensi dari UU Pajak Penghasilan yang menerapkan sistem withlolding taxes.

Bukti Pemungutan Pajak pada dasarnya adalah asset Perusahaan.

Pada akhir tahun, Wajib Pajak menghitung sendiri pajak terutang, selanjutnya jumlah pajak terutang dikurangi jumlah pajak yang sudah dipungut. Apabila ada kekurangan, maka jumlah kekurangan itulah yang harus di setor di akhir tahun. Jika terdapat kelebihan, maka Wajib Pajak berhak mendapat pengembalian.

Jadi, karena PPh adalah CICILAN dan menjadi asset Wajib Pajak, maka PPh bukan Overhead atau bukan biaya
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh priyantoro » 06 Mar 2012, 23:01

bdodi menulis: .. menurut saya :
1. PPN > harus diperhitungkan
2. Pph > merupakan bagian dari overhead.

Saya hanya menyampaikan apa yg ada di Perpres, coba disimak lagi pak Perpres Buku 4 Lampiran II.A.3.e (mungkin saya salah mengutip/mengartikan), disitu sudah jelas ditulis. Dikuatkan lagi dengan penjelasan bpk. Guskun diatas.
Terima-kasih pak Guskun sudah melengkapi. Jadi PPh bukan termasuk katagori OVERHEAD.
Salam Pengadaan ... :hi:
priyantoro
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 308
Bergabung: 26 Mei 2011, 22:11

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh binamarga_rembang » 19 Mar 2012, 14:35

guskun menulis:
Bobby menulis:Pada Rincian Anggaran dan Biaya (RAB) hanya mencantumkan spesifikasi umum nya saja. apakah tidak menyalahi kl saya menyebutkan merk dan spesifikasi detailny pd berita acara survei harga pasar? pd berita acara tsb hanya ada 1 merk yang disurvei utk satu jenis produk (mis:komputer). apakah ada jmlh minimal merk yg harus disurvei per jenis produkny? dan brp toko minimal yg hrs disurvei?
trima ksh....


survey, baik utk hps maupun utk pengadaan langsung, harus konkrit dilakukan terhadap barang yg spesifikasinya sesuai dg yg ditentukan dlm dok anggaran. Dokumen survey adlh bersifat rahasia bagi PPK dan Pejabat Pengadaan. Bisa digunakan sbg bahan pembuktian saat audit proses pengadaan. Kalau survey tdk jelas barangnya, justru penyusunan HPS atau pemilihan penyedia nya bisa tdk akurat.
Utk penyusunan HPS, tdk diatur brapa survey. Bisa 1x, tp semakin banyak semakin baik.
Utk pengadaan langsung, survey dilakukan thdp 2penyedia


mohon penjelasan tentang "survey dilakukan thdp 2penyedia", bagaimana penjelasannya? bukankah proses pengadaan langsung hanya dilakukan terhadap 1 penyedia jasa?. trima kasih.
binamarga_rembang
Newbie
Newbie
 
Post: 4
Bergabung: 05 Apr 2011, 08:22

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh ndute5758 » 20 Mar 2012, 12:29

priyantoro menulis:Senang berbagi dengan anda bp.ndute5758 dan Terima kasih tanggapannya pak.
ndute5758 menulis:Biaya overhead tidak dijelaskan secara rinci dan detail dalam perpres. tetapi hasil diskusi dengan sesama rekan panitia termasuk pernah saya tanyakan kepada LKPP saat "dolan" kesana, yg dimaksud biaya overhead adalah biaya-biaya lain yang timbul akibat pembelian barang dan biaya tersebut memang mendukung terhadap pembelian barang tersebut. Termasuk keuntungan pun masuk dalam komponen biaya overhead.

Dari tanggapan bp. diatas, berarti bapak menyimpulkan Biaya OVERHEAD diantaranya KEUNTUNGAN dan BIAYA-BIAYA LAIN. Koreksi saya pak jika keliru ..... :mrgreen: :mrgreen:
Mari kita lihat dalam Perpres Buku 4 Lampiran II.A.3.d dan Lampiran II.A.3.e. Pada kedua butir (d dan e) tsb ada 3 jenis kelompok/katagori Biaya :
1. Biaya OVERHEAD, ===> Harus/Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
2. Biaya TAK TERDUGA, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
3. Biaya LAIN-LAIN, ===> Tidak Boleh diperhitungkan dalam menyusun HPS,
Ketiga hal diatas sering menjadi masalah di tempat kami, karena didalam Perpres tidak disebutkan contoh-2 yang jelas untuk masing-masing biaya diatas.
Akibatnya antar Panitia/Pejabat bisa mendefinisikan sendiri tanpa mempunyai pegangan dasar/pedoman yang jelas.
Menurut saya berlandaskan kedua butir yang saya sebut diatas dan saya rangkum menjadi 3 jenis kelompok biaya, sebenarnya anda sudah bisa menilai tanggapan bp. terhadap biaya Overhead sudah tepat atau belum.
Saya pribadi lebih sepakat dengan masukan Bp. Guskun, :good: bahwa ada sedikitnya 3 contoh yang masuk dalam katagori Biaya OVERHEAD diantaranya :
guskun menulis:- biaya modal. penyedia harus membeli tunai ke pemasok, sementara pembayaran dari negara dilakukan setelah barang terpasang. ada jeda antara pembelian oleh penyedia dan pelunasan dari negara, secara ekonomi penyedia menanggung biaya modal atau bunga dari modal. komponen ini adalah bagian dari overhead
- biaya administrasi. misalnya administrasi membuat penawaran, administrasi membuat laporan dan tagihan, materai.
- biaya komunikasi. penyedia harus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, bayar tagihan telepon atau beli pulsa

Untuk Biaya TAK TERDUGA dan Biaya LAIN-LAIN mungkin ada rekan-rekan pengadaan lain bisa ikut share mendefinisikan berikut contoh-2nya.
Demikian mohon diluruskan bila keliru ....
Salam Pengadaan ... :hi:



Salam jumpa kembali pak.....maaf lama tidak OL makanya baru bisa respon...
Diskusinya makin menghangat nih...
Bisa sdikit saya jelaskan disini bahwa :

1. Biaya LAin-lain disini yg saya maksud adalah biaya yg dapat dipertanggun gjawabkan dan memang berhubungan dengan pekerjaan tersebut, sedangkan biaya lain-lain yang dilarang adalah biaya yang bersifat spekulasi. Jadi pelarangan pencantuman biaya lain-lain dalam arti yg saya maksud jelas saya bantah.
Contoh : Pengadaan AC yang tanpa biaya pemasangan akan menimbulkan biaya lain-lain yg bisa dipertanggungjawabkan, yaitu : biaya pipa dan jasa pasang.
Jadi silahkan Pejabat pengadaan menyebutkan langsung jenis biaya lain-lain tersebut.

2. Biaya administrasi utk pembuatan dokumen buat saya pribadi tidak perlu saya masukan dalam rincian HPS karna hal itu sudah masuk dalam prosentase 15%.
3. Biaya Komunikasi ===>>> ???? ini yg saya kurang setuju.
maaf jika saya salah mengartikan aturan.
Didalam pengadaan jasa (konsultan), kita memang bisa memasukan biaya komunikasi dalam RAB, tetapi dalam pengadaan barang, dasarnya apa ?? dan berapa besarannya ??? justru biaya yg tidak jelas ukurannya ini yang akan bisa menjadikan indikasi jenis komponen biaya untuk menaikkan nilai HPS.
ndute5758
Newbie
Newbie
 
Post: 26
Bergabung: 24 Feb 2012, 20:31

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh guskun » 23 Mar 2012, 08:53

ndute5758 menulis:[


Salam jumpa kembali pak.....maaf lama tidak OL makanya baru bisa respon...
Diskusinya makin menghangat nih...
Bisa sdikit saya jelaskan disini bahwa :

1. Biaya LAin-lain disini yg saya maksud adalah biaya yg dapat dipertanggun gjawabkan dan memang berhubungan dengan pekerjaan tersebut, sedangkan biaya lain-lain yang dilarang adalah biaya yang bersifat spekulasi. Jadi pelarangan pencantuman biaya lain-lain dalam arti yg saya maksud jelas saya bantah.
Contoh : Pengadaan AC yang tanpa biaya pemasangan akan menimbulkan biaya lain-lain yg bisa dipertanggungjawabkan, yaitu : biaya pipa dan jasa pasang.
Jadi silahkan Pejabat pengadaan menyebutkan langsung jenis biaya lain-lain tersebut.

2. Biaya administrasi utk pembuatan dokumen buat saya pribadi tidak perlu saya masukan dalam rincian HPS karna hal itu sudah masuk dalam prosentase 15%.
3. Biaya Komunikasi ===>>> ???? ini yg saya kurang setuju.
maaf jika saya salah mengartikan aturan.
Didalam pengadaan jasa (konsultan), kita memang bisa memasukan biaya komunikasi dalam RAB, tetapi dalam pengadaan barang, dasarnya apa ?? dan berapa besarannya ??? justru biaya yg tidak jelas ukurannya ini yang akan bisa menjadikan indikasi jenis komponen biaya untuk menaikkan nilai HPS.


seingat saya, comment saya di atas dalam konteks menjawab pertanyaan : apa saja yang termasuk dalam overhead penyedia ?
karena thread ini ada di forum pengadaan Barang, maka overhead ini tidak bisa dirinci satu per satu, namun kumpulan dari segala macam biaya yang harus ditanggung oleh penyedia dalam proses bisnis normal.
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh priyantoro » 25 Mar 2012, 16:08

binamarga_rembang menulis:mohon penjelasan tentang "survey dilakukan thdp 2penyedia", bagaimana penjelasannya? bukankah proses pengadaan langsung hanya dilakukan terhadap 1 penyedia jasa?. trima kasih.

Maksudnya sebelum memilih Penyedia jasa... si Pejabat tanya/survey dan bandingkan dulu harga dan kualitas barangnya (tentunya berdasarkan spek dan HPS dari PPK) pada kedua calon Penyedia tsb baru kemudian tentukan 1 Penyedia jasa yang terbaik.... gampangnya begitu pak. Kembali kasih... :mrgreen:
Salam Pengadaan ... :hi:
priyantoro
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 308
Bergabung: 26 Mei 2011, 22:11

Re: Survei Harga Pasar

Postoleh zulfakar » 06 Apr 2012, 21:36

Jangan lagi menambah keuntungan dan overhead kalau melakukan survai harga ke toko. Kecuali kalau melakukan survai ke distributor atau pabrikan.

Harga toko itulah harga pasar, yang langsung menjadi HPS[/quote]


Udah di Suvey, harga toko di jadiin HPS. Tp knp hrs ada Negosiasi lg Pak ya? Di SBD ada BAHPL yg isi nya Negosiasi soalnya.
Terima Kasih Para SUHU ... :bow:
zulfakar
Newbie
Newbie
 
Post: 87
Bergabung: 21 Mar 2012, 20:40

tulis komentar

SebelumnyaBerikutnya

Kembali ke Barang

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Bing [Bot] dan 1 tamu