Pengadaan Barang Sistem Nilai

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang pengadaan barang berdasarkan Perpres 54/2010

Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh Chairul Fuad » 01 Apr 2011, 11:58

Bapak Moderator, menimbang Lampiran II TATA CARA PEMILIHAN PENYEDIA BARANG, 8. Penyusunan Tahapan dan Jadwal Pengadaan dimana Tahapan dan Jadwal Pelelangan dibedakan menjadi:
1. Pelelangan Sederhana Pasca satu sampul sistem gugur;
2. Pelelangan Umum Pasca satu sampul sistem gugur;
3. Pelelangan Umum Pra dua sampul sistem nilai atau penilaian biaya selama umur ekonomis
4. Pelelangan Umum Pra dua tahap sistem nilai atau penilaian biaya selama umur ekonomis

Pertanyaan:
1. Apakah Pengadaan Barang/Jasa yang bersifat kompleks/cukup kompleks yang "dihukum" oleh HPS yang dibawah 200juta (dan diatas 100juta) harus menggunakan tahapan dan jadwal pelelangan nomor 1 (di atas) atau harus menggunakan nomor 3 (sistem nilai)?. maksud saya, bisa/tidak satu sampul dengan sistem nilai?

2. di pasal/klausul mana di Perpres 54 mengatur bahwa sistem nilai harus 2 sampul atau 1 sampul atau sifatnya flexible?

ditunggu informasinya. terima kasih dan wassalamwrwb
Chairul Fuad
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 144
Bergabung: 31 Mar 2011, 10:06

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh khalid » 01 Apr 2011, 12:00

Chairul Fuad menulis:Bapak Moderator, menimbang Lampiran II TATA CARA PEMILIHAN PENYEDIA BARANG, 8. Penyusunan Tahapan dan Jadwal Pengadaan dimana Tahapan dan Jadwal Pelelangan dibedakan menjadi:
1. Pelelangan Sederhana Pasca satu sampul sistem gugur;
2. Pelelangan Umum Pasca satu sampul sistem gugur;
3. Pelelangan Umum Pra dua sampul sistem nilai atau penilaian biaya selama umur ekonomis
4. Pelelangan Umum Pra dua tahap sistem nilai atau penilaian biaya selama umur ekonomis

Pertanyaan:
1. Apakah Pengadaan Barang/Jasa yang bersifat kompleks/cukup kompleks yang "dihukum" oleh HPS yang dibawah 200juta (dan diatas 100juta) harus menggunakan tahapan dan jadwal pelelangan nomor 1 (di atas) atau harus menggunakan nomor 3 (sistem nilai)?. maksud saya, bisa/tidak satu sampul dengan sistem nilai?

2. di pasal/klausul mana di Perpres 54 mengatur bahwa sistem nilai harus 2 sampul atau 1 sampul atau sifatnya flexible?

ditunggu informasinya. terima kasih dan wassalamwrwb


Ya klausul di atas jadikan patokan :)
Jangan membuat tahapan diluar dari yang telah ditetapkan.

Yang namanya kompleks sudah pasti wajib Prakualifikasi Dua Sampul Sistem Nilai, karena untuk memilih penyedianya harus hati-hati sehingga penilaian kualifikasinya pakai pra. Barang yang ditawarkan juga harus dilihat secara detail makanya menggunakan sistem dua sampul sistem nilai :)
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4123
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh Chairul Fuad » 01 Apr 2011, 12:11

di perpres pasal 37 dan pasal 56 atau memang bisa dikategorikan sebagai grey area nya perpres dibunyikan bahwa pelelangan sederhana paling tinggi 200juta sedangkan pelelangan sederhana menggunakan metode pascakualifikasi. di pasal tersebut dibunyikan seolah-olah tidak ada yang paket pekerjaan di bawah 200 juta yang bersifat kompleks. sedangkan di pasal 56 juga dibunyikan bahwa "...pemilihan PB/PK/JL yang bersifat kompleks melalui pelelangan umum. apakah pelelangan umum harus di atas 200 juta atau kita berpedoman pada kompleksitas pekerjaan?
Chairul Fuad
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 144
Bergabung: 31 Mar 2011, 10:06

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh khalid » 01 Apr 2011, 12:19

Chairul Fuad menulis:di perpres pasal 37 dan pasal 56 atau memang bisa dikategorikan sebagai grey area nya perpres dibunyikan bahwa pelelangan sederhana paling tinggi 200juta sedangkan pelelangan sederhana menggunakan metode pascakualifikasi. di pasal tersebut dibunyikan seolah-olah tidak ada yang paket pekerjaan di bawah 200 juta yang bersifat kompleks. sedangkan di pasal 56 juga dibunyikan bahwa "...pemilihan PB/PK/JL yang bersifat kompleks melalui pelelangan umum. apakah pelelangan umum harus di atas 200 juta atau kita berpedoman pada kompleksitas pekerjaan?


Pedoman umum adalah kompleksitas pekerjaan. Misalnya nilai pekerjaan 200 juta, tetapi isinya adalah pencetakan ijazah yang wajib menggunakan security printing, maka dapat menggunakan metode Pra Kualifikasi, Dua Sampul, Sistem Nilai.
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4123
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh Chairul Fuad » 01 Apr 2011, 14:53

satu lagi pak mustafa, daftar pendek nya 3-5 (dianggap sebagai seleksi sederhana) atau 5-7 (seleksi umum)?
Chairul Fuad
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 144
Bergabung: 31 Mar 2011, 10:06

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh khalid » 01 Apr 2011, 14:56

Chairul Fuad menulis:satu lagi pak mustafa, daftar pendek nya 3-5 (dianggap sebagai seleksi sederhana) atau 5-7 (seleksi umum)?


Bukan dianggap, tapi daftar pendek seleksi sederhana adalah 3 sampai 5, sedangkan daftar pendek untuk seleksi umum adalah 5 sampai 7. Artinya apabila yang lulus prakualifikasi pada seleksi umum kurang dari 5, maka harus diulang
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4123
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh Chairul Fuad » 01 Apr 2011, 15:59

pak mustafa, dari Pengadaan Barang/Jasa yang metode pemilihannya sebelumnya kita pisahkan antara Pelelangan Umum dan Pelelangan Sederhana, kita beralih ke Seleksi Umum dan Seleksi Sederhana yang justru masuk ke Jasa Konsultansi.

Apakah Pengadaan Barang/Jasa termaksud yang sudah Bapak Mustafa rumuskan sebagai Pelelangan Umum (walaupun dibawah 200jt tapi karena memiliki kompleksitas) menggunakan jumlah Daftar Pendek seleksi umum atau menggunakan daftar pendek seleksi sederhana?
Chairul Fuad
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 144
Bergabung: 31 Mar 2011, 10:06

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh khalid » 01 Apr 2011, 16:24

Chairul Fuad menulis:pak mustafa, dari Pengadaan Barang/Jasa yang metode pemilihannya sebelumnya kita pisahkan antara Pelelangan Umum dan Pelelangan Sederhana, kita beralih ke Seleksi Umum dan Seleksi Sederhana yang justru masuk ke Jasa Konsultansi.

Apakah Pengadaan Barang/Jasa termaksud yang sudah Bapak Mustafa rumuskan sebagai Pelelangan Umum (walaupun dibawah 200jt tapi karena memiliki kompleksitas) menggunakan jumlah Daftar Pendek seleksi umum atau menggunakan daftar pendek seleksi sederhana?


Tidak.

Pra kualifikasi dilakukan untuk lelang umum, tidak mungkin lelang sederhana. Karena lelang sederhana hanya untuk pekerjaan yang tidak kompleks. Pra kualifikasi pada lelang umum tidak mengenal 3-5 atau 5-7, yang ada adalah minimal 3 penyedia dan maksimal sesuai yang lulus kualifikasi.
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4123
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh Chairul Fuad » 01 Apr 2011, 16:32

terima kasih banyak bapak mustafa. semoga lancar karirnya, lapang rejekinya dan berkah hidupnya, amiin. wassalamwrwb
Chairul Fuad
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 144
Bergabung: 31 Mar 2011, 10:06

Re: Pengadaan Barang Sistem Nilai

Postoleh Roy Rochananto » 01 Apr 2011, 17:10

Chairul Fuad menulis:di perpres pasal 37 dan pasal 56 atau memang bisa dikategorikan sebagai grey area nya perpres dibunyikan bahwa pelelangan sederhana paling tinggi 200juta sedangkan pelelangan sederhana menggunakan metode pascakualifikasi. di pasal tersebut dibunyikan seolah-olah tidak ada yang paket pekerjaan di bawah 200 juta yang bersifat kompleks. sedangkan di pasal 56 juga dibunyikan bahwa "...pemilihan PB/PK/JL yang bersifat kompleks melalui pelelangan umum. apakah pelelangan umum harus di atas 200 juta atau kita berpedoman pada kompleksitas pekerjaan?


BAB I
KETENTUAN UMUM
Bagian Pertama
Pengertian dan Istilah
Pasal 1
Dalam Peraturan Presiden ini, yang dimaksud dengan:
36. Pekerjaan Kompleks adalah pekerjaan yang memerlukan teknologi tinggi, mempunyai risiko tinggi, menggunakan peralatan yang didesain khusus dan/atau pekerjaan yang bernilai diatas Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).

Menambahkan info yang dimaksud dengan pekerjaan kompleks
Roy Rochananto
Newbie
Newbie
 
Post: 36
Bergabung: 31 Mar 2011, 13:56

tulis komentar

Berikutnya

Kembali ke Barang

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Google [Bot] dan 2 tamu