Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Diskusi tentang pengadaan barang berdasarkan Perpres 54/2010
refdizalis
Newbie
Newbie
PostCOLON 2
BergabungCOLON 05 Mei 2011, 08:53

Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh refdizalis » 13 Mei 2011, 16:47

Selamat Sore pak..
Mohon pencerahannya...
Pengadaan Obat , pada Rumah Sakit Umum Daerah telah disarankan oleh BPKP Perwakilan dengan metode penunjukan langsung , dengan menggunakan jenis kontrak payung karena volumenya belum dapat ditentukan pada saat kontrak ditanda tangani. Tolong Contoh dokumen untuk kontrak payung tersebut. Bunyi pasal Pembayarannya bagaimana??
terima kasih

Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
PostCOLON 4210
BergabungCOLON 30 Mar 2011, 21:26
LokasiCOLON DKI Jakarta
CONTACTCOLON

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh khalid » 14 Mei 2011, 05:41

refdizalis menulisColonSelamat Sore pak..
Mohon pencerahannya...
Pengadaan Obat , pada Rumah Sakit Umum Daerah telah disarankan oleh BPKP Perwakilan dengan metode penunjukan langsung , dengan menggunakan jenis kontrak payung karena volumenya belum dapat ditentukan pada saat kontrak ditanda tangani. Tolong Contoh dokumen untuk kontrak payung tersebut. Bunyi pasal Pembayarannya bagaimana??
terima kasih


Bukan kontrak payung, tapi kontrak harga satuan. Kontrak payung hanya boleh dilakukan oleh LKPP (Pemerintah). Silakan dibaca Pasal 51 Ayat 2
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====

Khairil Khai
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
PostCOLON 370
BergabungCOLON 31 Mar 2011, 05:32

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh Khairil Khai » 14 Mei 2011, 09:20

ada kejadian di kabupaten saya atau mungkin di daerah lain.
saran BPKP/BPK/APIP terkadang tidak sesuai dengan persepsi panitai/pokja ULP.

saya rasa mereka belum sepenuhnya mengerti mengenai PPBJ. termasuk kmrn pas msh menggunakan Keppres 80 beserta perubahannya.
saya pernah silang pendapat dengan mereka. setelah saya tunjjukkan beberapa dalil2 & jg langsung dibukakan konsultasi + jawaban yg di tayangkan di website LKPP baru mereka baru bisa menerima pendapat saya.

saya rasa perlu di usulkan yg menjd Auditor jg harus memiliki Sertifikat PPBJ. shg persepsi Pemeriksa & terperiksa sama.

Pemula
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
PostCOLON 155
BergabungCOLON 31 Mar 2011, 16:02

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh Pemula » 14 Mei 2011, 19:21

sepakat, bagaimana memeriksa pbj, kalau ngga lulus pbj, malah bisa membingungkan auditan :roll: ,
mungkin lkpp bisa menerbitkan sertfikat pbj khusus auditor,,,minimal utk APIP deh,,(salah satu fungsi APIP adalah Pembinaan, bukan Pembinasaan) :mrgreen:

abuya
Newbie
Newbie
PostCOLON 4
BergabungCOLON 21 Apr 2011, 15:35

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh abuya » 17 Mei 2011, 10:17

mohon maaf Pak Khalid

terkait dengan pengadaan obat di rsud diatas, karena obat sangat dibutuhkan pasien sehingga obat harus tetap tersedia maka sesuai pasal 53 ayat 3 huruf a dan b: kontrak payung yang merupakan kontrak harga satuan merupakan solusi agar obat terjamin tetap tersedia dan bukan hanya untuk lkpp saja. mohon koreksinya. 8-)

guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
PostCOLON 2305
BergabungCOLON 01 Apr 2011, 20:43
LokasiCOLON Jakarta, Surabaya
CONTACTCOLON

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh guskun » 17 Mei 2011, 10:31

abuya menulisColonmohon maaf Pak Khalid

terkait dengan pengadaan obat di rsud diatas, karena obat sangat dibutuhkan pasien sehingga obat harus tetap tersedia maka sesuai pasal 53 ayat 3 huruf a dan b: kontrak payung yang merupakan kontrak harga satuan merupakan solusi agar obat terjamin tetap tersedia dan bukan hanya untuk lkpp saja. mohon koreksinya. 8-)


Substansinya sudah benar, hanya istilahnya saja yg perlu diluruskan.
1) Kontrak Tunggal , yaitu kontrak antara 1 PPK dengan 1 Penyedia.
Alternatif dr kontrak tunggal adalah kontrak pengadaan bersama dan kontrak payung, yg tdk cocok diterapkan dalam kasus ini

2) Kontrak Harga Satuan, karena pembayaran nya berdasarkan satuan prestasi pekerjaan yg telah dilakukan penyedia (satuan prestasi bisa dihitung bulanan)
Alternatif dr kontrak ini adalah : kontrak lumpsump, kontrak gabungan, kontrak turn key yg tdk cocok diterapkan dalam kasus ini.
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com

Avatar pengguna
Nafarin
Newbie
Newbie
PostCOLON 28
BergabungCOLON 04 Jun 2011, 00:39
LokasiCOLON Kalimantan

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh Nafarin » 04 Jun 2011, 01:26

guskun menulisColon
abuya menulisColonmohon maaf Pak Khalid

terkait dengan pengadaan obat di rsud diatas, karena obat sangat dibutuhkan pasien sehingga obat harus tetap tersedia maka sesuai pasal 53 ayat 3 huruf a dan b: kontrak payung yang merupakan kontrak harga satuan merupakan solusi agar obat terjamin tetap tersedia dan bukan hanya untuk lkpp saja. mohon koreksinya. 8-)


Substansinya sudah benar, hanya istilahnya saja yg perlu diluruskan.
1) Kontrak Tunggal , yaitu kontrak antara 1 PPK dengan 1 Penyedia.
Alternatif dr kontrak tunggal adalah kontrak pengadaan bersama dan kontrak payung, yg tdk cocok diterapkan dalam kasus ini

2) Kontrak Harga Satuan, karena pembayaran nya berdasarkan satuan prestasi pekerjaan yg telah dilakukan penyedia (satuan prestasi bisa dihitung bulanan)
Alternatif dr kontrak ini adalah : kontrak lumpsump, kontrak gabungan, kontrak turn key yg tdk cocok diterapkan dalam kasus ini.


mohon maaf bapak khalid, rumah sakit dimana saya bekerja jg mengalami dilema yang sama dalam hal pengadaan obat tersebut, bentuk dari kontrak harga satuan yang bapak sebutkan di atas apakah total harga kontraknya disebutkan di dalam isi kontrak? bagaimana jika penyedia obatnya tidak 1 (mis. 1 penyedia untuk obat tap. menkes dan 1 untuk diluar tap menkes) sehingga menyebabkan pagu terbagi 2 sedangkan kita tidak tahu kebutuhan obat selama 1 tahun berjalan kedepan apakah lebih banyak memerlukan obat yg sdh ditetapkan menkes atau bukan, takutnya nanti pelayanan terganggu karena belum akhir tahun persediaan obat diluar tap. menkes habis sedangkan yang lain pagu masih banyak. mohon pencerahan bapak menghadapi masalah ini terima kasih banyak.

Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
PostCOLON 4210
BergabungCOLON 30 Mar 2011, 21:26
LokasiCOLON DKI Jakarta
CONTACTCOLON

Re: Kontrak payung pengadaan obat-obatan

Postoleh khalid » 04 Jun 2011, 06:46

Nafarin menulisColon
mohon maaf bapak khalid, rumah sakit dimana saya bekerja jg mengalami dilema yang sama dalam hal pengadaan obat tersebut, bentuk dari kontrak harga satuan yang bapak sebutkan di atas apakah total harga kontraknya disebutkan di dalam isi kontrak? bagaimana jika penyedia obatnya tidak 1 (mis. 1 penyedia untuk obat tap. menkes dan 1 untuk diluar tap menkes) sehingga menyebabkan pagu terbagi 2 sedangkan kita tidak tahu kebutuhan obat selama 1 tahun berjalan kedepan apakah lebih banyak memerlukan obat yg sdh ditetapkan menkes atau bukan, takutnya nanti pelayanan terganggu karena belum akhir tahun persediaan obat diluar tap. menkes habis sedangkan yang lain pagu masih banyak. mohon pencerahan bapak menghadapi masalah ini terima kasih banyak.


1. Untuk obat Menkes relatif lebih mudah, karena menggunakan mekanisme penunjukan langsung. Jadi tinggal tunjuk langsung ke penyedia sejumlah obat yang dibutuhkan
2. Obat non Menkes yang agak sedikit rumit, karena dilakukan dengan pelelangan.
3. Sebelum dimulai pelaksanaan pengadaan, minimal sudah diketahui jumlah obat Menkes dan Non Menkes sebagai patokan. Jumlah minimal ini berdasarkan rata-rata pemakaian beberapa tahun terakhir ditambah dengan perkiraan stok yang harus dilakukan. Silakan menggunakan kontrak gabungan lumpsum dan harga satuan, dimana jumlah dan jenis yang perkiraannya tidak bergeser (sudah pasti), dikontrak dengan menggunakan lumpsum (dituliskan secara jelas dalam kontrak), sedangkan obat-obatan yang sifatnya diprediksi akan mudah bergeser jumlahnya, dilakukan dengan kontrak harga satuan (dituliskan secara jelas dalam kontrak dan yang mengikat adalah harga satuan obat tersebut). Sehingga apabila terjadi penambahan, maka dapat dibayarkan sejumlah prestasi pekerjaan atau jumlah obat yang disalurkan.
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====


Kembali ke

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: 2 dan 0 tamu