SIUP

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang pengadaan barang berdasarkan Perpres 54/2010

SIUP

Postoleh agusbegis » 03 Jun 2013, 18:22

Mohon petunjuk rekan2 semua maupun admin, perihal :
1. apakah SIUP yang bidang usahanya masih menggunakan peng-klasifikasian 2005 masih bisa dipergunakan utk pengadaan barang sampai saat ini?
2. kemudian, ada SIUP yang bertuliskan kegiatan usaha-nya : 4610 (perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, apakah bidang siup ini boleh/bisa mengikuti pengadaan, misalkan bidang usaha 0240 (jasa penunjang kehutanan; menurut KBLI 2009) ?
3. hal lain lagi, ada SIUP didaerah saya menuliskan "barang/jasa dagangan utama" (misalkan : A/P/S cad.kesehatan, kedokteran,farmasi). Jadi pertanyaan, apakah "barang/jasa dagangan utama" merupakan bidang usaha ataukah sub bidang usaha ?
4. saya mencoba mencocokan "barang/jasa dagangan utama" seperti diatas dg KBLI 2005 dan 2009, tidak pernah menemukan kata2 tsb. Kira2 apa yg menjadi dasar penerbit menuliskan "barang/jasa dagangan utama", sapa tau ada yang bisa share pengalaman ?

Saya coba utk menetapakan bidang usaha (misalkan 0240), tapi takutnya tidak ada atau sedikit yang memiliki bidang tersebut dan terkadang tiap daerah berbeda mencantumkan bidang usaha dlm siup berbeda-beda. Mohon masukan tmn2 semua, tks
agusbegis
Newbie
Newbie
 
Post: 61
Bergabung: 03 Jun 2011, 01:32

Re: SIUP

Postoleh Kasiman berutu » 04 Jun 2013, 16:34

agusbegis menulis:Mohon petunjuk rekan2 semua maupun admin, perihal :
1. apakah SIUP yang bidang usahanya masih menggunakan peng-klasifikasian 2005 masih bisa dipergunakan utk pengadaan barang sampai saat ini?
2. kemudian, ada SIUP yang bertuliskan kegiatan usaha-nya : 4610 (perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, apakah bidang siup ini boleh/bisa mengikuti pengadaan, misalkan bidang usaha 0240 (jasa penunjang kehutanan; menurut KBLI 2009) ?
3. hal lain lagi, ada SIUP didaerah saya menuliskan "barang/jasa dagangan utama" (misalkan : A/P/S cad.kesehatan, kedokteran,farmasi). Jadi pertanyaan, apakah "barang/jasa dagangan utama" merupakan bidang usaha ataukah sub bidang usaha ?
4. saya mencoba mencocokan "barang/jasa dagangan utama" seperti diatas dg KBLI 2005 dan 2009, tidak pernah menemukan kata2 tsb. Kira2 apa yg menjadi dasar penerbit menuliskan "barang/jasa dagangan utama", sapa tau ada yang bisa share pengalaman ?

Saya coba utk menetapakan bidang usaha (misalkan 0240), tapi takutnya tidak ada atau sedikit yang memiliki bidang tersebut dan terkadang tiap daerah berbeda mencantumkan bidang usaha dlm siup berbeda-beda. Mohon masukan tmn2 semua, tks


SIUP hanyalah sebagian dokumen kualifikasi penyedia. apabila sudh mempunyai SIUP dan punya pengalaman yg sejenis dengn spek barang yang kita minta, maka penyedia trsbt sudh dianggap memiliki kemampuan untk melaksanakan pekerjaan yang kita lelangkan. jadi walaupun ada perbedaan cara penyebutan istilah bidang dalam SIUP tetap diakomodir.
kecuali untuk perusahaan yg baru berdiri dan belum punya pengalaman, kita sebagai panitia harus mengutamakan SIUP yg sesuai dengan dokumen pemilihan
salam pengadaan dari sumatera utara, HP. 081370201730, email : bkasiman@gmail.com
Avatar pengguna
Kasiman berutu
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
 
Post: 544
Bergabung: 10 Feb 2013, 16:54
Lokasi: SUMATERA UTARA, HP. 081370201730

Re: SIUP

Postoleh edison.amir » 26 Jun 2013, 21:29

Malam suhu-suhu..
kami mengikuti suatu pelelangan penngadaan Belanja Modal Mesin Absensi dan Pemasangan Jaringan LAN, dimana dalam dokumen meminta bidang "Bidang Pedagangan khusus komoditi bukan makan/minum sub bidang ; alat/peralatan/suku cadang teknik, mekanikal, elektrikal, ukur, survey, laboratorium dan timbangan khusus (43291) dan Aiti dan Jaringan (61200)". dari sebanyak itu yang diminta perusahaan kami hanya ada Bidang "Elektrikal dan Mekanikal". sedangkan dalam SIUP kami juga terdapat Bidang "Alat Elektronik dan Alat-alat Telekomunikasi" dimana kode bidang 61200 adalah "Telekomunikasi Tanpa Jaringan. Tetapi Pokja tetap bersikeras bahwa kami gugur karena tidak ada Bidang IT dan Jaringa. sedangkan kode bidang yang ditulis dalam Dokumen 61200 sesuai dengan KLBI 2009 bukan IT dan Jaringan Melainkan "Telekomunikasi Tanpa Jaringan". Yang ingin kami tanyakan berapa batas maksimal Bidang dalam suatu pelelangan? dan apakah lazim dalam pelelangan dengan meminta bidang sebanyak yang diminta seperti diatas. Kami mohon bantuan suhu-suhu untuk pencerahan dan landasan hukumnya untuk kasus seperti ini. trims
selamat malam.
edison.amir
Newbie
Newbie
 
Post: 27
Bergabung: 27 Sep 2012, 12:05

Re: SIUP

Postoleh khalid » 28 Jun 2013, 13:01

edison.amir menulis:Malam suhu-suhu..
kami mengikuti suatu pelelangan penngadaan Belanja Modal Mesin Absensi dan Pemasangan Jaringan LAN, dimana dalam dokumen meminta bidang "Bidang Pedagangan khusus komoditi bukan makan/minum sub bidang ; alat/peralatan/suku cadang teknik, mekanikal, elektrikal, ukur, survey, laboratorium dan timbangan khusus (43291) dan Aiti dan Jaringan (61200)". dari sebanyak itu yang diminta perusahaan kami hanya ada Bidang "Elektrikal dan Mekanikal". sedangkan dalam SIUP kami juga terdapat Bidang "Alat Elektronik dan Alat-alat Telekomunikasi" dimana kode bidang 61200 adalah "Telekomunikasi Tanpa Jaringan. Tetapi Pokja tetap bersikeras bahwa kami gugur karena tidak ada Bidang IT dan Jaringa. sedangkan kode bidang yang ditulis dalam Dokumen 61200 sesuai dengan KLBI 2009 bukan IT dan Jaringan Melainkan "Telekomunikasi Tanpa Jaringan". Yang ingin kami tanyakan berapa batas maksimal Bidang dalam suatu pelelangan? dan apakah lazim dalam pelelangan dengan meminta bidang sebanyak yang diminta seperti diatas. Kami mohon bantuan suhu-suhu untuk pencerahan dan landasan hukumnya untuk kasus seperti ini. trims
selamat malam.


Inilah akibat pemaketan yang salah. Mesin absensi itu pengadaan barang, sedangkan pemasangan jaringan LAN itu jasa lainnya. Bidangnya berbeda. Jadi kalau digabungkan, akan sulit mencari penyedianya kecuali penyedia "palugada (apa lu mau gua ada)"
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4178
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: SIUP

Postoleh edison.amir » 28 Jun 2013, 14:11

khalid menulis:
edison.amir menulis:Malam suhu-suhu..
kami mengikuti suatu pelelangan penngadaan Belanja Modal Mesin Absensi dan Pemasangan Jaringan LAN, dimana dalam dokumen meminta bidang "Bidang Pedagangan khusus komoditi bukan makan/minum sub bidang ; alat/peralatan/suku cadang teknik, mekanikal, elektrikal, ukur, survey, laboratorium dan timbangan khusus (43291) dan Aiti dan Jaringan (61200)". dari sebanyak itu yang diminta perusahaan kami hanya ada Bidang "Elektrikal dan Mekanikal". sedangkan dalam SIUP kami juga terdapat Bidang "Alat Elektronik dan Alat-alat Telekomunikasi" dimana kode bidang 61200 adalah "Telekomunikasi Tanpa Jaringan. Tetapi Pokja tetap bersikeras bahwa kami gugur karena tidak ada Bidang IT dan Jaringa. sedangkan kode bidang yang ditulis dalam Dokumen 61200 sesuai dengan KLBI 2009 bukan IT dan Jaringan Melainkan "Telekomunikasi Tanpa Jaringan". Yang ingin kami tanyakan berapa batas maksimal Bidang dalam suatu pelelangan? dan apakah lazim dalam pelelangan dengan meminta bidang sebanyak yang diminta seperti diatas. Kami mohon bantuan suhu-suhu untuk pencerahan dan landasan hukumnya untuk kasus seperti ini. trims
selamat malam.


Inilah akibat pemaketan yang salah. Mesin absensi itu pengadaan barang, sedangkan pemasangan jaringan LAN itu jasa lainnya. Bidangnya berbeda. Jadi kalau digabungkan, akan sulit mencari penyedianya kecuali penyedia "palugada (apa lu mau gua ada)"


Itu dia Pak Khalid..Menurut Pokja ada Satu Perusahaan yang "alugada" , sehingga mereka menang dan menimbulkan pertanyaan "Apa pokja menyalin semua bidang yang ada di SIUP perusahaan tersebut?karena gak logika perusahaan bener2 ada semua Bidang yang diminta pokja tersebut banyak nian pak... dan kalau pun SIUPnya di rubah tentunya bakal kena aturan baru KLBI 2009 dimana Bidang usaha Pokok yang diberikan hanya 3 bidang utama tentunya g bakal sama dengan Biang yang diminta Pokja. Kami juga telah melayanggkan Sanggah ke Pokja dan masih menunggu jawaban dari Pokja. :nite: menurut bapak dasar aturan apa yang kuat pak biar pokja dapat :red: (maksud saya biar bisa menang sanggah atau sanggah banding saya) heheh..biar pengadaan kita di indonesia berjalan dengan baik tanpa ada KKN. trims
edison.amir
Newbie
Newbie
 
Post: 27
Bergabung: 27 Sep 2012, 12:05

Re: SIUP

Postoleh khalid » 20 Jul 2013, 08:23

edison.amir menulis:
khalid menulis:
edison.amir menulis:Malam suhu-suhu..
kami mengikuti suatu pelelangan penngadaan Belanja Modal Mesin Absensi dan Pemasangan Jaringan LAN, dimana dalam dokumen meminta bidang "Bidang Pedagangan khusus komoditi bukan makan/minum sub bidang ; alat/peralatan/suku cadang teknik, mekanikal, elektrikal, ukur, survey, laboratorium dan timbangan khusus (43291) dan Aiti dan Jaringan (61200)". dari sebanyak itu yang diminta perusahaan kami hanya ada Bidang "Elektrikal dan Mekanikal". sedangkan dalam SIUP kami juga terdapat Bidang "Alat Elektronik dan Alat-alat Telekomunikasi" dimana kode bidang 61200 adalah "Telekomunikasi Tanpa Jaringan. Tetapi Pokja tetap bersikeras bahwa kami gugur karena tidak ada Bidang IT dan Jaringa. sedangkan kode bidang yang ditulis dalam Dokumen 61200 sesuai dengan KLBI 2009 bukan IT dan Jaringan Melainkan "Telekomunikasi Tanpa Jaringan". Yang ingin kami tanyakan berapa batas maksimal Bidang dalam suatu pelelangan? dan apakah lazim dalam pelelangan dengan meminta bidang sebanyak yang diminta seperti diatas. Kami mohon bantuan suhu-suhu untuk pencerahan dan landasan hukumnya untuk kasus seperti ini. trims
selamat malam.


Inilah akibat pemaketan yang salah. Mesin absensi itu pengadaan barang, sedangkan pemasangan jaringan LAN itu jasa lainnya. Bidangnya berbeda. Jadi kalau digabungkan, akan sulit mencari penyedianya kecuali penyedia "palugada (apa lu mau gua ada)"


Itu dia Pak Khalid..Menurut Pokja ada Satu Perusahaan yang "alugada" , sehingga mereka menang dan menimbulkan pertanyaan "Apa pokja menyalin semua bidang yang ada di SIUP perusahaan tersebut?karena gak logika perusahaan bener2 ada semua Bidang yang diminta pokja tersebut banyak nian pak... dan kalau pun SIUPnya di rubah tentunya bakal kena aturan baru KLBI 2009 dimana Bidang usaha Pokok yang diberikan hanya 3 bidang utama tentunya g bakal sama dengan Biang yang diminta Pokja. Kami juga telah melayanggkan Sanggah ke Pokja dan masih menunggu jawaban dari Pokja. :nite: menurut bapak dasar aturan apa yang kuat pak biar pokja dapat :red: (maksud saya biar bisa menang sanggah atau sanggah banding saya) heheh..biar pengadaan kita di indonesia berjalan dengan baik tanpa ada KKN. trims


Pakai Pasal 19 Angka 1 Huruf a dan Pasal 56 Angka 10
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4178
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

tulis komentar


Kembali ke Barang

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Bing [Bot] dan 3 tamu