Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugurkan?

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 54/2010

Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugurkan?

Postoleh jefri pandiangan » 15 Jun 2011, 11:06

dear all teman2 yg baik,

disini saya mau berdiskusi : terdapat 3 peserta yg dinyatakan lulus dalam evaluasi penawaran, kemudian ULP mengundang 3 peserta tersebut untuk hadir mengikuti klarfikasi dan verifikasi dokumen. salah satu peserta tidak hadir, dan ULP melalui berita acara hasil pelelangan memutuskan bahwa Peserta yg tidak hadir dianggap tidak berminat atas pekerjaan tersebut, dan diputuskan Peserta Pemenang dari 2 peserta yang ada dan selebihnya sebagai cadangan. Apakah proses tersebut dapat dibenarkan ? jika dikemudian hari ternyata 2 peserta yang dimenangkan tersebut ditemukan bukti afiliasi, apakah dapat dibatalkan kemenangan tersebut.

semoga teman2 membantu pencerahan permasalahan ini...

trimakasih
jefri pandiangan
Newbie
Newbie
 
Post: 47
Bergabung: 14 Jun 2011, 20:55

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh guskun » 15 Jun 2011, 14:06

jefri pandiangan menulis:dear all teman2 yg baik,

disini saya mau berdiskusi : terdapat 3 peserta yg dinyatakan lulus dalam evaluasi penawaran, kemudian ULP mengundang 3 peserta tersebut untuk hadir mengikuti klarfikasi dan verifikasi dokumen. salah satu peserta tidak hadir, dan ULP melalui berita acara hasil pelelangan memutuskan bahwa Peserta yg tidak hadir dianggap tidak berminat atas pekerjaan tersebut, dan diputuskan Peserta Pemenang dari 2 peserta yang ada dan selebihnya sebagai cadangan. Apakah proses tersebut dapat dibenarkan ? jika dikemudian hari ternyata 2 peserta yang dimenangkan tersebut ditemukan bukti afiliasi, apakah dapat dibatalkan kemenangan tersebut.

semoga teman2 membantu pencerahan permasalahan ini...

trimakasih


harus jelas duduk perkaranya :
1) klarifikasi adalah bagian dari evaluasi teknis, hasil klarifikasi bisa menggugurkan penawaran.
dugaan saya karena panitia tidak jelas dengan penawaran yang diajukan , karena hal itu tdk bs diklarifikasikan, maka dinyatakan gugur
2) pembuktian kualifikasi hanya dilakukan kepada pemenang dan calon pemenang.
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh jefri pandiangan » 15 Jun 2011, 14:42

dear pak Guskus.. sebelumnya terima kasih atas tanggapannya...

ULP menggugurkan 1 dari 3 peserta, karena peserta X yang diundang itu tidak hadir, sedangkan peserta A dan B itu hadir, sehingga diputuskan yang menang A dan cadangan B, apakah alasan tidak hadir bisa mengakibatkan peserta itu gugur atau bagaimana menurut bapak.

tahapan sebelumnya yakni evaluasi harga dan administrasi seluruh peserta lulus dan diundang ketahap berikutnya verifikasi dan klarifikasi dokumen... setelah tahap klarifikasi dan verifikasi dokumen bagi yang lulus ditetapkan langsung sebagai pemenang, dan kenyataannya ULP memutuskan demikian... bahwa yg menang A dan Cadangan B... apakah seperti demikian...
jefri pandiangan
Newbie
Newbie
 
Post: 47
Bergabung: 14 Jun 2011, 20:55

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh guskun » 15 Jun 2011, 14:49

jefri pandiangan menulis:dear pak Guskus.. sebelumnya terima kasih atas tanggapannya...

ULP menggugurkan 1 dari 3 peserta, karena peserta X yang diundang itu tidak hadir, sedangkan peserta A dan B itu hadir, sehingga diputuskan yang menang A dan cadangan B, apakah alasan tidak hadir bisa mengakibatkan peserta itu gugur atau bagaimana menurut bapak.

tahapan sebelumnya yakni evaluasi harga dan administrasi seluruh peserta lulus dan diundang ketahap berikutnya verifikasi dan klarifikasi dokumen... setelah tahap klarifikasi dan verifikasi dokumen bagi yang lulus ditetapkan langsung sebagai pemenang, dan kenyataannya ULP memutuskan demikian... bahwa yg menang A dan Cadangan B... apakah seperti demikian...


pertayaan pertama saya tdk bisa komentar ya, karena harus melihat dengan detail konteks paket pekerjaan tersebut.
pertanyaan kedua :
proses yang benar seperti ini :
- evaluasi administrasi -> tdk ada komunikasi antara Panitia dan Peserta. Sistem gugur -> yang lulus masuk tahap berikutnya.
- evaluasi teknis. -> dapat dilakukan klarifikasi. hasil klarifikasi menggugurkan penawaran . -> sistem gugur -> yang lulus masuk tahap berikutnya.
- evaluasi harga -> tdk ada komunikasi antara Panitia dan Peserta. sistem gugur -> hasilnya adalah calon Pemenang dan calonCadangan Pemenang 1 dan 2
- evaluasi kualifikasi -> tdk ada komunikasi antara Panitia dan Peserta. sistem gugur -> calon Pemenang dan calon Cadangan Pemenang 1 dan 2 mungkin gugur evaluasi kualifikasi.
- pembuktian kualifikasi -> dilakukan terhadap calon Pemenang dan calon Cadangan Pemenang 1 dan 2 yang lulus evaluasi kualifikasi. Sistem gugur -> hasilnya adalah Pemenang dan Cadangan Pemenang 1 dan 2 (jika ada)

apakah yang terjadi sesuai urutan tersebut di atas, jika tidak berarti Panitia tidak mengukuti tata urut proses
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh jefri pandiangan » 15 Jun 2011, 15:18

trimakasih pak atas masukannya..

boleh saya diskusi lagi nih... begini pak,

kalau disuatu instasi belum dibentuk ULP maka dibentuk Panitia Pengadaan. Nah, kapan pak suatu instansi itu harus membentuk ULP dan keharusannya seperti apa ?

bagaimana apabila Instansi yg membentuk ULP, akan tetapi syarat ULP tidak terpenuhi salah satunya syarat sertifikasi belum ada dimiliki setiap anggota ULP ?

apabila ternyata setelah proses pengadaan dan sudah dipilih pemenang, kenyataannya ULP tersebut yang melakukan pengadaan tidak memiliki sertifikasi pengadaan, bagaimana dengan keputusan2 yg di keluarkan oleh ULP itu sendiri.

mohon pencerahannya pak.. trimakasih
jefri pandiangan
Newbie
Newbie
 
Post: 47
Bergabung: 14 Jun 2011, 20:55

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh guskun » 15 Jun 2011, 16:13

karena ganti topik, akan saya close dan saya buka thread baru yang sesuai, silakan diikuti di sini :

viewtopic.php?f=9&t=1054
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh maria » 09 Nov 2011, 06:16

kelengkapan apa sajakah dalam administrasi yang dapat menggugurkan?
tolong dapat di jelaskan juga, yang dapat digolongkan ke persyaratan teknis dalam tahap evaluasi?
mohon infonya. terima kasih
maria
Newbie
Newbie
 
Post: 1
Bergabung: 08 Nov 2011, 21:08

Re: Proses Klarifikasi dan verifikasi apakah dapat menggugur

Postoleh AOC » 09 Nov 2011, 08:15

maria menulis:kelengkapan apa sajakah dalam administrasi yang dapat menggugurkan?
tolong dapat di jelaskan juga, yang dapat digolongkan ke persyaratan teknis dalam tahap evaluasi?
mohon infonya. terima kasih


Evaluasi Administrasi
a. Evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi;
b) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, apabila:
(1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan dipenuhi/dilengkapi
(2) surat penawaran:
(a) ditandatangani oleh:
i. direktur utama/pimpinan perusahaan;
ii. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya;
iii. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik; atau
iv. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.
(b) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
(c) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan; dan
(d) bertanggal.

(3) surat Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut:
(a) diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan
oleh Menteri Keuangan;
(b) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam Dokumen
Pemilihan;
(c) nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Penawaran;
(d) besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
(e) besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf;
(f) nama ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama ULP yang mengadakan pelelangan; dan
(g) paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan.

Catatan : ULP mengkonfirmasi dan mengklarifikasi secara tertulis substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran kepada penerbit jaminan serta memastikan Jaminan Penawaran dapat dicairkan sebesar nilai jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat, setelah surat pernyataan wanprestasi dari ULP diterima oleh Penerbit Jaminan.


Evaluasi Teknis
a) evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi;
b) unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
c) evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur, dengan ketentuan sebagai berikut:
(1) evaluasi dilakukan dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
(2) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, apabila:
(a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan memenuhi persyaratan substantif yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan dan diyakini menggambarkan
penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan;
(b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
(c) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
(d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;
(e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan serta posisinya dalam manajemen
pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan; dan
(f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan.

Catatan : Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan, lakukan klarifikasi dengan peserta.
Terima kasih.
AOC
Avatar pengguna
AOC
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 414
Bergabung: 17 Sep 2011, 18:32
Lokasi: Jakarta Timur

tulis komentar


Kembali ke Pekerjaan Konstruksi

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 3 tamu