SBD Manual pada Paket Pengadaan Full Elektronik (Eproc)

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 54/2010
mochamad fithrah
Newbie
Newbie
PostCOLON 2
BergabungCOLON 01 Jul 2011, 06:46

SBD Manual pada Paket Pengadaan Full Elektronik (Eproc)

Postoleh mochamad fithrah » 01 Jul 2011, 08:12

Mohon pencerahan dari Bapak-bapak sekalian atas beberapa pertanyaan berikut :

1. Apabila ada paket pengadaan yang dilaksanakan secara elektronik (eproc) namun menggunakan SBD manual, apakah Pelelangan tersebut dapat dibatalkan?
2. Terdapat beberapa hal perbedaan antara SBD manual dan SBD Elektronik, antara lain :
- Penyampaian Dok. Penawaran pada SBD manual menggunakan sistem 2 sampul ("Asli" dan "Rekaman"), pada SBD elektronik tidak.
- Pakta Integritas pada SBD manual diharuskan, pada SBD Elektronik tidak.
- Jaminan Penawaran Asli pada SBD manual dimasukkan bersamaan dengan Dok. Penawaran, pada SBD elektronik Jam. Penaaran dikirim ke alamat Panitia
Atas beberapa hal tersebut di atas menjadikan Penyedia Jasa merasa kebingungan, yang mana harus digunakan dan berakibat waktu persiapan penyedia jasa terbatas. Apakah hal ini dapat digunakan sebagai alasan penyedia jasa dalam sanggahan untuk membatalkan pekerjaan tersebut?
3. Pada Aplikasi SPSE terdapat persyaratan Paket untuk Penyedia Jasa, apabila ada beberapa persyaratan tersebut tidak terdapat dalam Dokumen Pengadaan (pada BAB LPD dan LDK) dalam artian tidak disyaratkan dalam Dok. Pengadaan namun terdapat dalam Persyaratan pada SPSE dan Penyedia Jasa mengikuti Petunjuk Sesuai Dokumen Pengadaan, apakah Penyedia Jasa tersebut dapat digugurkan atau tidak?
4. Apakah ada perbedaan penyampaian sanggahan untuk sistem Eproc dan manual?

Terima Kasih sebelumnya atas tanggapan dan pencerahan Bapak-bapak sekalian.

Avatar pengguna
Benny
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
PostCOLON 526
BergabungCOLON 01 Apr 2011, 11:32
LokasiCOLON Kubu Raya (Kal-Bar)
CONTACTCOLON

Re: SBD Manual pada Paket Pengadaan Full Elektronik (Eproc)

Postoleh Benny » 01 Jul 2011, 13:07

1. Jika belum aanwizjing...maka dokumen lelang masih boleh/bisa di addendum
2. kalo menggunakan web LPSE, Pakta sudah ditandatangani secara elektronik, tapi pada web PU tidak ada aplikasi/pernyataan pakta secara elektronik (berarti diseratakan). mengenai jaminan penawaran, pada aplikasi LPSE, cukup di upload dan pada pembuktian menunjukkan yang asli (sesuai Perka LKPP no.1 th. 2011 tentang tata cara e-tendering)
3. Penyampaian sanggahan kayaknya sama, di LPSE tidak ditampilkan, di web PU-net isi sanggahan bisa dilihat. (max 1000 karakter)
mohon koreksi....dan maaf kalo ada yang kurang

Avatar pengguna
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
PostCOLON 318
BergabungCOLON 01 Jun 2011, 11:55
LokasiCOLON Pontianak Kalimantan Barat
CONTACTCOLON

Re: SBD Manual pada Paket Pengadaan Full Elektronik (Eproc)

Postoleh Budjang Budiman » 03 Jul 2011, 14:50

He he.... Lampiran III. Perpres54/2010, masih banyak mengatur pelelangan sistem manual, Eproc nya masih samar-samar alias abu-abu belum jelas kelihatan, tak salah tu pakai SBD manual, menurut saya yang bedakan cuma cara pendaftaran/ mengambil dokumen lelang dan penyampaian dokumen penawaran dan kualifikasi dan pembukaan dokumen penawaran, tinggal rubah rubah sedikit di LDP ( data lelang ), kan beses kalau belum aanwijzing, sesuai yang disampaikan bung benny...

Jika sudah di umumkan pemenang apanya yang mau di sanggah, SBD nya sama-sama dari LKPP hanya beda manual sama eproc saja, SBD eproc LKPP juga meng adopsi SBD manual LKPP. ( ini menurut saya... ).

Seharusnya memang Lampiran III Perpres 54/2010 perlu di revisi juga disesuaikan dengan sistem eproc.

Hanya ini yang saya tahu.... ada yang lebih tahu...tolong diberitahu juga... agar kita semua menjadi tahu.. he he...


Kembali ke

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: 1 dan 0 tamu