SKP dan Pengalaman Perusahaan

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 54/2010
DUTA-2011
Newbie
Newbie
PostCOLON 11
BergabungCOLON 18 Mei 2011, 12:30

SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh DUTA-2011 » 09 Jul 2011, 13:40

:) Tolong dibantu:
1. Apakah dokumen pascakualifikasi yang tidak melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) dapat dikategorikan tidak lengkap (tidak lulus kualifikasi) ? dan apa dasar hukum yang mewajibKan melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) ?
2. Bagaimana cara menentukan kemampuan keuangan badan usaha (perusahaan) karena pada SBD tidak lagi mewajibkan melampirkan neraca perushaaan ?
3. Pada formulir isian kualifikasi dan tata cara evaluasi kualifikasi (dalam SBD) pada poin data pengalaman perusahaan (kira-kira) disebutkan "pengalaman perusahaan/memiliki minimal 1 pengalaman perusahaan dalam 4 tahun terakhir "pada sub-bidang yang sama", semantara pada perpres 54 atau SU menteri PU (maaf kalo salah, karena agak lupa) disebutkan pengalaman "pada bidang yang sama", bukan pada sub-bidang, bagaiman solusinya?

terima kasih,

Avatar pengguna
kang_kedho
Newbie
Newbie
PostCOLON 82
BergabungCOLON 31 Mar 2011, 07:29
LokasiCOLON Surabaya
CONTACTCOLON

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh kang_kedho » 09 Jul 2011, 18:39

DUTA-2011 menulisColon:) Tolong dibantu:
1. Apakah dokumen pascakualifikasi yang tidak melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) dapat dikategorikan tidak lengkap (tidak lulus kualifikasi) ? dan apa dasar hukum yang mewajibKan melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) ?
2. Bagaimana cara menentukan kemampuan keuangan badan usaha (perusahaan) karena pada SBD tidak lagi mewajibkan melampirkan neraca perushaaan ?
3. Pada formulir isian kualifikasi dan tata cara evaluasi kualifikasi (dalam SBD) pada poin data pengalaman perusahaan (kira-kira) disebutkan "pengalaman perusahaan/memiliki minimal 1 pengalaman perusahaan dalam 4 tahun terakhir "pada sub-bidang yang sama", semantara pada perpres 54 atau SU menteri PU (maaf kalo salah, karena agak lupa) disebutkan pengalaman "pada bidang yang sama", bukan pada sub-bidang, bagaiman solusinya?

terima kasih,


1. Formulir Isian Sisa Kemampuan paket Tidak ada Yang Ada Formulir isian Kualifikasi, SKP dapat dihitung atau dilihat dari : Untuk Kualifikasi Kecil 5 - Pekerjaan Yang sedang dikerjakan.
2. Kemampuan Keuangan Atau SKK sekarang sudah tidak disyaratkan lagi, untuk menilai kemampuan keuangan atau Modal dapat dilihat dari Surat Keterangan Dukungan Keuangan Dari bank.
3. SBD bukan Merupakan hal yang mutlak diikuti, untuk Pedoman tetap pada perpres 54 beserta lampiran serta peraturan perundang-undangan lainnya yang memiliki kekuatan hukum lebih tinggi.

Avatar pengguna
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
PostCOLON 318
BergabungCOLON 01 Jun 2011, 11:55
LokasiCOLON Pontianak Kalimantan Barat
CONTACTCOLON

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh Budjang Budiman » 09 Jul 2011, 19:34

kang_kedho menulisColon
DUTA-2011 menulisColon:) Tolong dibantu:
1. Apakah dokumen pascakualifikasi yang tidak melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) dapat dikategorikan tidak lengkap (tidak lulus kualifikasi) ? dan apa dasar hukum yang mewajibKan melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) ?
2. Bagaimana cara menentukan kemampuan keuangan badan usaha (perusahaan) karena pada SBD tidak lagi mewajibkan melampirkan neraca perushaaan ?
3. Pada formulir isian kualifikasi dan tata cara evaluasi kualifikasi (dalam SBD) pada poin data pengalaman perusahaan (kira-kira) disebutkan "pengalaman perusahaan/memiliki minimal 1 pengalaman perusahaan dalam 4 tahun terakhir "pada sub-bidang yang sama", semantara pada perpres 54 atau SU menteri PU (maaf kalo salah, karena agak lupa) disebutkan pengalaman "pada bidang yang sama", bukan pada sub-bidang, bagaiman solusinya?

terima kasih,


1. Formulir Isian Sisa Kemampuan paket Tidak ada Yang Ada Formulir isian Kualifikasi, SKP dapat dihitung atau dilihat dari : Untuk Kualifikasi Kecil 5 - Pekerjaan Yang sedang dikerjakan.
2. Kemampuan Keuangan Atau SKK sekarang sudah tidak disyaratkan lagi, untuk menilai kemampuan keuangan atau Modal dapat dilihat dari Surat Keterangan Dukungan Keuangan Dari bank.
3. SBD bukan Merupakan hal yang mutlak diikuti, untuk Pedoman tetap pada perpres 54 beserta lampiran serta peraturan perundang-undangan lainnya yang memiliki kekuatan hukum lebih tinggi.


Lampiran III. Perpres 54/2010
m) mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP), dengan ketentuan:
(1) SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan
KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan.
(2) untuk usaha kecil KP = 5;
(3) untuk usaha non kecil KP = 6 atau KP = 1,2 N;
N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani
pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun
terakhir.
(4) dalam hal kemitraan, yang diperhitungkan adalah SKP dari
semua perusahaan yang bermitra.

SKP dapat di dihitung dari isian kualifikasi Daftar pekerjaan On Going. ( Pekerjaan Yang sedang dikerjakan ).

DUTA-2011
Newbie
Newbie
PostCOLON 11
BergabungCOLON 18 Mei 2011, 12:30

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh DUTA-2011 » 09 Jul 2011, 20:22

1. Artinya dalam dalam dokumen isian kualifikasi kita tidak perlu melampirkan isian SKP, lalu bagaimana ULP/Panitia/Poja dapat mengetahui klo kita masih mempunyai SKP ?
2. Dalam beberapa lelang yang saya ikuti ULP/Panitia/Pokja tidak mensyaratkan/menghilangkan Surat Keterangan Dukungan Keuangan/Modal dari Bank pada saat aanwizjing dan dituangkan dalam dalaam berita acara rapat (risalah), lalu apakah kita dapat mengajukan Sanggahan jika pemenang yang ditunjuk adalah penawar yang tidak melampirkan/mengisi/mempunyai Surat Keterangan Dukungan Keuangan/Modal dari Bank ?

terima kasih

Avatar pengguna
Benny
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
PostCOLON 525
BergabungCOLON 01 Apr 2011, 11:32
LokasiCOLON Kubu Raya (Kal-Bar)
CONTACTCOLON

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh Benny » 09 Jul 2011, 21:56

DUTA-2011 menulisColon1. Artinya dalam dalam dokumen isian kualifikasi kita tidak perlu melampirkan isian SKP, lalu bagaimana ULP/Panitia/Poja dapat mengetahui klo kita masih mempunyai SKP ?
2. Dalam beberapa lelang yang saya ikuti ULP/Panitia/Pokja tidak mensyaratkan/menghilangkan Surat Keterangan Dukungan Keuangan/Modal dari Bank pada saat aanwizjing dan dituangkan dalam dalaam berita acara rapat (risalah), lalu apakah kita dapat mengajukan Sanggahan jika pemenang yang ditunjuk adalah penawar yang tidak melampirkan/mengisi/mempunyai Surat Keterangan Dukungan Keuangan/Modal dari Bank ?

terima kasih


1. Tinggal berharap kejujuran si penyedia..... :lol: :lol: :lol: :lol:
2. kok bisa...aanwizjing isinya malah kesepakatan untuk melanggar Perpres 54/2010 Lampiran III bagian B.1.g.3)j)
"memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai paket"
kok berani-beraninya panitia menghapus dukungan bank....pikir nya mungkin aturan panitia lebih tinggi dari peraturan presiden :lol: :lol: :lol: :lol:
Kalo di sanggah...yang nyanggah menang itu... ;) ;)

DUTA-2011 menulisColonPada formulir isian kualifikasi dan tata cara evaluasi kualifikasi (dalam SBD) pada poin data pengalaman perusahaan (kira-kira) disebutkan "pengalaman perusahaan/memiliki minimal 1 pengalaman perusahaan dalam 4 tahun terakhir "pada sub-bidang yang sama", semantara pada perpres 54 atau SU menteri PU (maaf kalo salah, karena agak lupa) disebutkan pengalaman "pada bidang yang sama", bukan pada sub-bidang, bagaiman solusinya?

terima kasih,


Klo SBD bisa diubah mas, apalagi panitia (tidak semua) terkadang mempersulit bagi yang bukan jargonnya...ini bertentangan terhadap Perpres 54/2010 Lampiran III bagian B.1.g.3)g)
"memiliki kemampuan pada sub bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non kecil dan kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha kecil"

Rahman Tunggal
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
PostCOLON 594
BergabungCOLON 10 Apr 2011, 08:02
CONTACTCOLON

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh Rahman Tunggal » 10 Jul 2011, 09:30

DUTA-2011 menulisColon:) Tolong dibantu:
1. Apakah dokumen pascakualifikasi yang tidak melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) dapat dikategorikan tidak lengkap (tidak lulus kualifikasi) ? dan apa dasar hukum yang mewajibKan melampirkan formulir isian sisa kemampuan paket (SKP) ?
2. Bagaimana cara menentukan kemampuan keuangan badan usaha (perusahaan) karena pada SBD tidak lagi mewajibkan melampirkan neraca perushaaan ?
3. Pada formulir isian kualifikasi dan tata cara evaluasi kualifikasi (dalam SBD) pada poin data pengalaman perusahaan (kira-kira) disebutkan "pengalaman perusahaan/memiliki minimal 1 pengalaman perusahaan dalam 4 tahun terakhir "pada sub-bidang yang sama", semantara pada perpres 54 atau SU menteri PU (maaf kalo salah, karena agak lupa) disebutkan pengalaman "pada bidang yang sama", bukan pada sub-bidang, bagaiman solusinya?

terima kasih,


SKP merupakan salah satu persyaratan penyedia jasa dalam mengikuti pengadaan barang/jasa dalam bidang KONSTRUKSI dan JASA LAINNYA sesuai dengan pasal 19 huruf i. Jika tidak melampirkan berarti tidak memenuhi. Kebenaran perhitungan SKP,........perlu kejujuran. (pembuktiannya mungkin dg menanyakan pada lembaga asuransi atau bank atau yang lainnya yang terlibat langsung dan/atau tidak langsung)

Karena SKK tidak diwajibkan maka kemampuan Keuangan menjadi hal yang tidak wajib untuk dibahas.. :lol: :lol: :lol:

Kemampuan pada bidang yang sama untuk usaha Kecil dan Pada Bidang dan Sub Bidang untuk usaha Non Kecil. Untuk pengalaman, semua harus memiliki baik kecil maupun non kecil kecuali yg baru lahir kurang dari 3 tahun.
Diskusi, merupakan PIGURA perbedaan, yang indah dan mengindahkan
http://aulakehidupan.blogspot.com/

uj_junior
Newbie
Newbie
PostCOLON 7
BergabungCOLON 07 Agt 2011, 23:55

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh uj_junior » 14 Sep 2011, 00:06

Dalam lelang Nonkecil mempersayaratkan KD, KK dan SKK, dan dukungan Bank 10%
Nilai lelang 3.000.000.000,
yang ingin saya tanyakan :
1. KD = 3 NPt = 3 x 2.200.000.000 = 6.600.000.000
2. KK = Fp x MK
MK = fl x KB
= 0.6 x 1.265.000.000
= 759.000.000
KK = 7 x 759.000.000
= 5.313.000.000
saat ini sedang melaksanakan pekerjaan 2 paket dengan total nilai 4.200.000.000
SKK = KK - Jumlah Nilai Pekerjaan Yang sedang dilaksanakan
= 5.313.000.000 - 4.200.000.000
= 1.113.000.000
SKP = KP - Jumlah Paket yang sedang dilaksanakan
= 6 - 2
= 5 paket

dengan SKK 1.113.000.000 apakah saya masih boleh mengikuti lelang dengan nilai 3.000.000.000, jika tidak bisa solusi apa yang harus diambil...?

terima kasih.

adnan said
Newbie
Newbie
PostCOLON 2
BergabungCOLON 04 Okt 2011, 09:19

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh adnan said » 04 Okt 2011, 09:31

sesuai pasal 19 pepres 54 tahun 2010 salah satu syarat wajib bagi penyedia barang/jasa adalah harus memperhitungkan skp, menjadi pertanyaan bagaimana konsekuensinya apabila dalam dokumen penawaran penyedia barang/jasa tidak melampirkan perhitungan skp sementara perusahaan tersebut sedang melaksanakan pekerjaan pada saat yang sama, dan apakah konsekuensinya apabila dalam metode pelaksanaan pekerjaan penyedia barang/jasa tidak menguraikan secara lengkap setiap bagian pekerjaan yang termauat dalam rab

adnan said
Newbie
Newbie
PostCOLON 2
BergabungCOLON 04 Okt 2011, 09:19

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh adnan said » 04 Okt 2011, 10:04

apakah usaha kecil wajib menyampaikan surat dukungan bank 10 % untuk pekerjaan konstruksi?

irwana
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
PostCOLON 529
BergabungCOLON 10 Jul 2011, 08:09

Re: SKP dan Pengalaman Perusahaan

Postoleh irwana » 04 Okt 2011, 12:13

adnan said menulisColonsesuai pasal 19 pepres 54 tahun 2010 salah satu syarat wajib bagi penyedia barang/jasa adalah harus memperhitungkan skp, menjadi pertanyaan bagaimana konsekuensinya apabila dalam dokumen penawaran penyedia barang/jasa tidak melampirkan perhitungan skp sementara perusahaan tersebut sedang melaksanakan pekerjaan pada saat yang sama, dan apakah konsekuensinya apabila dalam metode pelaksanaan pekerjaan penyedia barang/jasa tidak menguraikan secara lengkap setiap bagian pekerjaan yang termauat dalam rab

Harus memperhitungkan SKP tidak berarti harus melampirkan perhitungan SKP dalam dokumen penawaran. Yang wajib bagi peserta adalah mengisi daftar paket pekerjaan yang "sedang" dikerjakan pada borang kualifikasi. Dari daftar ini panitia dapat menggugurkan peserta yang SKPnya kurang.
Metoda Pelaksanaan sifatnya subjektif dan tergantung pada penilaian masing2 anggota panitia. Metoda pelaksanaan untuk memberikan gambaran umum saja untuk menilai penguasaan calon penyedia terhadap paket pekerjaan, sementara pada pelaksanaannya dapat berubah dan biasanya tidak dijadikan acuan bagi pemeriksa.


Kembali ke

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: 3 dan 0 tamu