TKDN

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 54/2010

Re: TKDN

Postoleh abdussamad » 18 Apr 2011, 13:58

khalid menulis:
akmal menulis: Mohon maaf pak khalid, bagaimana dengan perhitungan TKDN yg diuraikan pada pasal 97 ayat (2) dan (3) dengan tujuan seperti pada pasal 97 ayat (4). Bukankah itu tdk berkaitan dengan preferensi harga? terimakasih


Benar pak Akmal, TKDN juga wajib digunakan apabila barang yang diadakan itu diproduksi di dalam negeri dan luar negeri. Apabila hal ini terjadi, dan bobot TKDN + BMP di atas 40% maka wajib menggunakan produksi dalam negeri.

Tapi selama kita yakin bahwa pengadaan kita hampir 100% menggunakan produksi dalam negeri, maka ketentuan ini sudah pasti terpenuhi :D


Psl 98 ayat (6) menyatakan " Preferensi harga untuk Pekerjaan Konstruksi yang dikerjakan oleh Kontraktor nasional adalah 7,5% (tujuh koma lima perseratus) diatas harga penawaran terendah dari Kontraktor asing".

Jadi apakah untuk jasa konstruksi selain batasan di atas Rp. 5 Milyar baru ada referensi juga khusus untuk jasa konstruksi adalah apabila terdapat penawaran dr kontraktor asing sehingga untuk jasa konstruksi preferensi hanya berlaku untuk pengadaan Rp. 100 milyar karena utk paket tsb baru boleh diikuti perusahaan asing?
abdussamad
Newbie
Newbie
 
Post: 66
Bergabung: 04 Apr 2011, 10:49

Re: TKDN

Postoleh aby » 14 Mei 2011, 15:50

abdussamad menulis:
khalid menulis:
akmal menulis: Mohon maaf pak khalid, bagaimana dengan perhitungan TKDN yg diuraikan pada pasal 97 ayat (2) dan (3) dengan tujuan seperti pada pasal 97 ayat (4). Bukankah itu tdk berkaitan dengan preferensi harga? terimakasih


Benar pak Akmal, TKDN juga wajib digunakan apabila barang yang diadakan itu diproduksi di dalam negeri dan luar negeri. Apabila hal ini terjadi, dan bobot TKDN + BMP di atas 40% maka wajib menggunakan produksi dalam negeri.

Tapi selama kita yakin bahwa pengadaan kita hampir 100% menggunakan produksi dalam negeri, maka ketentuan ini sudah pasti terpenuhi :D


Psl 98 ayat (6) menyatakan " Preferensi harga untuk Pekerjaan Konstruksi yang dikerjakan oleh Kontraktor nasional adalah 7,5% (tujuh koma lima perseratus) diatas harga penawaran terendah dari Kontraktor asing".

Jadi apakah untuk jasa konstruksi selain batasan di atas Rp. 5 Milyar baru ada referensi juga khusus untuk jasa konstruksi adalah apabila terdapat penawaran dr kontraktor asing sehingga untuk jasa konstruksi preferensi hanya berlaku untuk pengadaan Rp. 100 milyar karena utk paket tsb baru boleh diikuti perusahaan asing?


Iya nih utk konstruksi lebih baik perhitungan tkdn utk jenis konstruksi tertentu saja yng kemungkinan penggunaan produk luar negeri banyak digunakan , toh utk konstruksi pada umumnya komponen paling utama paling banyak digunakan oleh kontraktor adalah komponen dalam negeri juga, seperti batu, pasir, semen, besi dll kecuali memang tidak ada produk dalam negeri baru ngambil produk luar negeri (karena pasti lebih mahal), jadi dipastikan tkdn nya tidak banyak berpengaruh thd preferensi harga dan lagi hampir semua kontraktor kalau ngisi formulir tkdn pada ngisi 100 % semua
aby
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 161
Bergabung: 12 Apr 2011, 17:40

Re: TKDN

Postoleh Budjang Budiman » 09 Jun 2011, 10:03

Karena postnya TKDN,
Bagaimana dengan kami yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.
Misal ada pekerjaan pembuatan jalan rabat beton, sudah tentu bahan utamanya pastilah PC/ Semen, pasir dan batu.
Harga Material On Site nya lebih murah harga negara tetangga di banding harga yang di Kota Kabupaten karena ongkos angkutannya sangat tinggi, terutama PC/semen. ( batu sama pasir sih banyak di kota kecamatan/desa, apalagi air ndak beli.... tinggal ambil ... ).
Apakah ada pengecualian perhitungan TKDN, untuk lokasi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. ( Mau menguntungkan Negara atau Harga Diri ).

Tk...
Avatar pengguna
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 318
Bergabung: 01 Jun 2011, 11:55
Lokasi: Pontianak Kalimantan Barat

Re: TKDN

Postoleh vandraxx » 14 Jul 2011, 19:18

kenapa batasannya Rp. 5 milyar ya? Kok nggak 2,5 M atau 10 M.
mestinya kan gak pake batasan biar produksi dalam negeri dapat lebih bersaing dan berkembang.
vandraxx
Newbie
Newbie
 
Post: 5
Bergabung: 31 Mar 2011, 20:29

Re: TKDN

Postoleh hari wibowo » 23 Jul 2011, 11:31

Bagaimana cara mendapatkan daftar barang utk pekerjaan konstruksi yang sudah diferifikasi?Lembaga apa yg berkompeten utk mengeluarkan daftar tersebut?Mohon informasi linknya trmksih ..... :roll:
hari wibowo
Newbie
Newbie
 
Post: 32
Bergabung: 03 Apr 2011, 08:54
Lokasi: Kab.Melawi-Pontianak

Re: TKDN

Postoleh Benny » 28 Jul 2011, 07:33

hari wibowo menulis:Bagaimana cara mendapatkan daftar barang utk pekerjaan konstruksi yang sudah diferifikasi?Lembaga apa yg berkompeten utk mengeluarkan daftar tersebut?Mohon informasi linknya trmksih ..... :roll:


maksudnya verifikasi yang bagaimana itu mas? apa maksudnya yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional????
Avatar pengguna
Benny
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
 
Post: 506
Bergabung: 01 Apr 2011, 11:32
Lokasi: Kubu Raya (Kal-Bar)

Re: TKDN

Postoleh hari wibowo » 30 Jul 2011, 19:56

Daftar barang yg tingkat komponen dalam negerinya sudah dihitung ms..
Trus dimana kita bisa mendapatkan datanya?
Apakah pd pengadaan barang/jasa di atas 5 Milyar isian formulir TKDN wajib diisi oleh penyedia?
Jika penyedia tdk mengisi formulir tsb,apakah dapat mengugurkan? :)
hari wibowo
Newbie
Newbie
 
Post: 32
Bergabung: 03 Apr 2011, 08:54
Lokasi: Kab.Melawi-Pontianak

Re: TKDN

Postoleh Benny » 05 Agt 2011, 04:30

hari wibowo menulis:Daftar barang yg tingkat komponen dalam negerinya sudah dihitung ms..
Trus dimana kita bisa mendapatkan datanya?
Apakah pd pengadaan barang/jasa di atas 5 Milyar isian formulir TKDN wajib diisi oleh penyedia?
Jika penyedia tdk mengisi formulir tsb,apakah dapat mengugurkan? :)

copas perpres 54
Pasal 98
(1) Preferensi Harga untuk Barang/Jasa dalam negeri diberlakukan
pada Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai pinjaman luar negeri
melalui Pelelangan Internasional.
(2) Preferensi Harga untuk Barang/Jasa dalam negeri diberlakukan
pada Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai rupiah murni tetapi
hanya berlaku untuk Pengadaan Barang/Jasa bernilai diatas
Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(3) Preferensi Harga hanya diberikan kepada Barang/Jasa dalam
negeri dengan TKDN lebih besar atau sama dengan 25% (dua
puluh lima perseratus).
(4) Barang produksi dalam negeri sebagaimana dimaksud pada ayat
(3), tercantum dalam Daftar Barang Produksi Dalam Negeri yang
di keluarkan oleh Menteri yang membidangi urusan
perindustrian.
Avatar pengguna
Benny
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
 
Post: 506
Bergabung: 01 Apr 2011, 11:32
Lokasi: Kubu Raya (Kal-Bar)

Re: TKDN

Postoleh ferryansyah » 21 Agt 2011, 09:49

ass. pak saya mau tanya . kalau kita melaksanakan proyek pengadaan Komputer misalnya dana nya hanya hanya 200 jt. sedang yang di pinta barang nya bult up. gimana itu pak apa di wajipkan preferensi harga nya karena semua nya hampir d produksi di luar negeri. dan gimana kalau proyek konstruksi yang mana perhitungan peralatannya serta teknisi kita dr luar negeri nya menggunakan alat berat dr luar negeri. apakah diwajibkan TKDN
ferryansyah
Newbie
Newbie
 
Post: 4
Bergabung: 17 Agt 2011, 12:38

Re: TKDN

Postoleh guskun » 23 Agt 2011, 03:12

ferryansyah menulis:ass. pak saya mau tanya . kalau kita melaksanakan proyek pengadaan Komputer misalnya dana nya hanya hanya 200 jt. sedang yang di pinta barang nya bult up. gimana itu pak apa di wajipkan preferensi harga nya karena semua nya hampir d produksi di luar negeri. dan gimana kalau proyek konstruksi yang mana perhitungan peralatannya serta teknisi kita dr luar negeri nya menggunakan alat berat dr luar negeri. apakah diwajibkan TKDN


1) Ketentuannya adalah : preferensi harga diberikan dg syarat :
- dibiayai rupiah murni dg nilai diatas 5M (pasal 98 ayat 2)
- memiliki TKDN >= 25% (pasal 98 ayat 3)
dg gambaran kondisi barang yang diminta, dugaan saya syarat mendapatkan preferensi harga tdk terpenuhi

2) mengisi formulir TKDN itu pada dasarnya bukan kewajiban, dan tidak menggugurkan penawaran. Mengisi formulir TKDN adalah untuk kepentingan peserta yang ingin mendapatkan preferensi harga. Jika penyedia merasa penawarannya sudah bersaing tanpa preferensi harga, ya boleh2 saja tidak mengisi formulir TKDN.
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

tulis komentar

SebelumnyaBerikutnya

Kembali ke Pekerjaan Konstruksi

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: kujang101 dan 7 tamu