Kriteria/Unsur/dasar Penentuan Nilai Ambang Batas

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 54/2010

Kriteria/Unsur/dasar Penentuan Nilai Ambang Batas

Postoleh ophytl » 29 Agt 2013, 15:03

Salam kenal mas khalid, terima kasih telah menerima kami dalam forum ini, Kami ingin mengkonsultasikan masalah penggunaan Nilai Ambang Batas/Passing Grade pada Evaluasi Teknis pelelangan proyek konstruksi untuk pekerjaan gedung dengan sistem pasca kualifikasi, panitia menetapkan nilai Ambang Batas Minimal 75, dengan perincian sebagai berkut :
1. Metode pelaksanaan = 20
2. Jadwal waktu pelaksanaan = 10
3. Spesifikasi Teknis = 20
4. Daftar Personil Inti = 25
5. Daftar Peralatan Utama = 25
Total Nilai Ambang Batas Maksimal = 100

yang menjadi pertanyaan kami adalah :
1. Apakah ada unsur-unsur / kriteria yang baku untuk menentukan nilai masing-masing unsur teknis tersebut,
contoh : bagaimana menilai bahwa Spesifikasi itu dapat di nilai maksimal 20 sedangkan tidak ada batasan nilai minimalnya?
2. Apakah ada dasar-dasar aturan hukum yang bisa menjadi rujukan terkait unsur-unsur/kriteria dalam mementukan Nilai Ambang Batas/Passing Grade
3. Bagaimana cara menyikapi / menindaklanjuti apabila sistem evaluasi dengan Nilai Ambang Batas tanpa adanya unsur/kriteria/batasan yang jelas
menjadi lahan baru yang dapat di salah gunakan oleh oknum-oknum panitia lelang dalam mengambil keputusan ?
ophytl
Newbie
Newbie
 
Post: 2
Bergabung: 21 Feb 2012, 09:43

Re: Kriteria/Unsur/dasar Penentuan Nilai Ambang Batas

Postoleh dixie » 29 Agt 2013, 17:06

ophytl menulis:Salam kenal mas khalid, terima kasih telah menerima kami dalam forum ini, Kami ingin mengkonsultasikan masalah penggunaan Nilai Ambang Batas/Passing Grade pada Evaluasi Teknis pelelangan proyek konstruksi untuk pekerjaan gedung dengan sistem pasca kualifikasi, panitia menetapkan nilai Ambang Batas Minimal 75, dengan perincian sebagai berkut :
1. Metode pelaksanaan = 20
2. Jadwal waktu pelaksanaan = 10
3. Spesifikasi Teknis = 20
4. Daftar Personil Inti = 25
5. Daftar Peralatan Utama = 25
Total Nilai Ambang Batas Maksimal = 100

yang menjadi pertanyaan kami adalah :
1. Apakah ada unsur-unsur / kriteria yang baku untuk menentukan nilai masing-masing unsur teknis tersebut,
contoh : bagaimana menilai bahwa Spesifikasi itu dapat di nilai maksimal 20 sedangkan tidak ada batasan nilai minimalnya?
2. Apakah ada dasar-dasar aturan hukum yang bisa menjadi rujukan terkait unsur-unsur/kriteria dalam mementukan Nilai Ambang Batas/Passing Grade
3. Bagaimana cara menyikapi / menindaklanjuti apabila sistem evaluasi dengan Nilai Ambang Batas tanpa adanya unsur/kriteria/batasan yang jelas
menjadi lahan baru yang dapat di salah gunakan oleh oknum-oknum panitia lelang dalam mengambil keputusan ?


Penilaian ini sudah ada format (unsur2 yg akan dinilai)
Contoh :Peralatan Utama dalam Dokumen pengadaan disebutkan : Dump truck, Molen, Genset
Jika : - semuanya ada/tersedia kondisi 100% maka, dihitung 100%; score= 20
- semuanya ada /tersedia kondisi 75% <=100% , dihitung 75% ; score=15
- semuanya ada/tersedia kondisi <50% , dihitung 50%; score=10
(DIATAS INI HANYA CONTOH)
Sehingga semua aspek yg disyaratkan mempunyai score /penilaian.
Tidak terturtup penilaian yg sngat subjektif wlaupun ada scorenya.
Karena itru dibutuhkan kredibilitas pokja memberlakukan hal yg sama kepada semua peserta lelang.
Tidak main mata.
2. Passing Grade ditentukan pokja, dengan melihat kompleksitas pekerjaan. Semakin sulit pekerjaan , maka semakin rendah passing gradenya. dan sebaliknya.
3. Apapun aturannya , jika ada kolusi , sia2 saja aturannya, dibutuhkan pokja yg bersih dan transparan..... (Masih ada gak di Indonesia?)
dixie
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 241
Bergabung: 15 Jan 2012, 06:57
Lokasi: Ternate

tulis komentar


Kembali ke Pekerjaan Konstruksi

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 5 tamu