syarat lelang yang diskriminatif

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang hal-hal yang bersifat umum, seperti organisasi pengadaan, aturan-aturan di luar Perpres 54/2010, dan lain-lain

syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh noahjonah » 09 Apr 2012, 12:33

Salam untuk semua ,
Saya mau tanya kepada teman2 , saat ini saya lagi mengikuti pelelangan buku di kota saya. Dlm pelelangan tsb, panitia menyaratkan untuk membawa contoh barang yang ditawarkan untuk di verifikasi dalam masa evaluasi kualifikasi. Saya keberatan dengan persyaratan tsb, karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa yang adil, tidak diskriminatif. Ditambah dengan waktu penyiapan/pemasukan hanya sekitar 6 hari dari waktu anwijzing , sedangkan 3 hari dari 6 hari itu adalah hari libur. Alasan panitia adalah agar spek buku tsb sesuai dgn spek yg diminta. Apakah sikap panitia ini dpt dibenarkan dgn alasan demikian ? Hal ini sangat memberatkan bagi para rekanan dan menguntungkan bagi "rekanan" yg mgkin tlh berkongkalikong dgn panitia. :noway:
noahjonah
Newbie
Newbie
 
Post: 52
Bergabung: 05 Agt 2011, 11:39

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh wahyue » 09 Apr 2012, 13:40

noahjonah menulis:Salam untuk semua ,
Saya mau tanya kepada teman2 , saat ini saya lagi mengikuti pelelangan buku di kota saya. Dlm pelelangan tsb, panitia menyaratkan untuk membawa contoh barang yang ditawarkan untuk di verifikasi dalam masa evaluasi kualifikasi. Saya keberatan dengan persyaratan tsb, karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa yang adil, tidak diskriminatif. Ditambah dengan waktu penyiapan/pemasukan hanya sekitar 6 hari dari waktu anwijzing , sedangkan 3 hari dari 6 hari itu adalah hari libur. Alasan panitia adalah agar spek buku tsb sesuai dgn spek yg diminta. Apakah sikap panitia ini dpt dibenarkan dgn alasan demikian ? Hal ini sangat memberatkan bagi para rekanan dan menguntungkan bagi "rekanan" yg mgkin tlh berkongkalikong dgn panitia. :noway:


untuk pelelangan/seleksi umum, pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan sampai dengan paling kurang 2 (dua) hari kerja setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian Penjelasan.

dari Lampiran Perpres 54/2010 :

(2) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, apabila:
(1) spesifikasi teknis barang yang ditawarkan berdasarkan contoh, brosur dan gambar-gambar sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;

bagaimana kalau kita memulai seuatu jangan dengan berburuk sangka dulu ? :shy:
-----
mohon maaf lahir dan batin
wahyue
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 145
Bergabung: 13 Mar 2012, 09:57

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh noahjonah » 09 Apr 2012, 14:37

wahyue menulis:
noahjonah menulis:Salam untuk semua ,
Saya mau tanya kepada teman2 , saat ini saya lagi mengikuti pelelangan buku di kota saya. Dlm pelelangan tsb, panitia menyaratkan untuk membawa contoh barang yang ditawarkan untuk di verifikasi dalam masa evaluasi kualifikasi. Saya keberatan dengan persyaratan tsb, karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa yang adil, tidak diskriminatif. Ditambah dengan waktu penyiapan/pemasukan hanya sekitar 6 hari dari waktu anwijzing , sedangkan 3 hari dari 6 hari itu adalah hari libur. Alasan panitia adalah agar spek buku tsb sesuai dgn spek yg diminta. Apakah sikap panitia ini dpt dibenarkan dgn alasan demikian ? Hal ini sangat memberatkan bagi para rekanan dan menguntungkan bagi "rekanan" yg mgkin tlh berkongkalikong dgn panitia. :noway:


untuk pelelangan/seleksi umum, pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan sampai dengan paling kurang 2 (dua) hari kerja setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian Penjelasan.

dari Lampiran Perpres 54/2010 :

(2) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, apabila:
(1) spesifikasi teknis barang yang ditawarkan berdasarkan contoh, brosur dan gambar-gambar sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;

bagaimana kalau kita memulai seuatu jangan dengan berburuk sangka dulu ? :shy:


Bukan maksudnya berburuk sangka , pak wahyu. Tapi sekedar bapak tahu , persyaratan lainnya adalah dukungan dari penerbit sekitar 50 an lebih...dan contoh buku sekitar 150 lebih , disertai dengan persyaratan administrasi lainnya ...apakah cukup dengan 6 hari kerja (efektif 3 hari saja krn 3 harinya jumat paskah,sabtu libur, minggu libur) untuk penyiapan dok. penawarannya ? di perpres 54 hn 2010 btul blg pemasukan penawaran dimulai 1 hari kerja dan paling kurang 2 hari kerja stlh BAP anwijzing tapi juga dikatakan adanya waktu yang cukup. Kira-kira dgn persyaratan di atas..3 hari kerja mulai sekarang, besok dan lusa...apa bisa ? ( selain untuk rekanan yang telah ditunjuk ? ) dan soal spek teknis barang, kan pasti kt tawarkan sesuai brosur / gbr2 yang kt lampirkan. Tapi apakah perlu jg dibawa contohnya ? Apa gunanya waktu Serah Terima Barang kalo bgtu ? Panitia kan bs menolak brg yang tidak sesuai dgn spek yang terlampir dlm SPK ? Sy menanyakan dasar hukum panitia menerapkan syarat contoh buku dan itu tdk bs panitia jelaskan sampai selesai anwijzing. metode pemilihan barang/jasa pascakualifikasi menyatakan : evaluasi kualifikasi dan pembuktian kualifikasi ...bukan evaluasi barang yg ditawarkan. Gmn kl pengadaan Tank ? harus kt bawa Tank ke depan Panitia ? :shy:
noahjonah
Newbie
Newbie
 
Post: 52
Bergabung: 05 Agt 2011, 11:39

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh wahyue » 09 Apr 2012, 16:02

noahjonah menulis:
wahyue menulis:
noahjonah menulis:Salam untuk semua ,
Saya mau tanya kepada teman2 , saat ini saya lagi mengikuti pelelangan buku di kota saya. Dlm pelelangan tsb, panitia menyaratkan untuk membawa contoh barang yang ditawarkan untuk di verifikasi dalam masa evaluasi kualifikasi. Saya keberatan dengan persyaratan tsb, karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa yang adil, tidak diskriminatif. Ditambah dengan waktu penyiapan/pemasukan hanya sekitar 6 hari dari waktu anwijzing , sedangkan 3 hari dari 6 hari itu adalah hari libur. Alasan panitia adalah agar spek buku tsb sesuai dgn spek yg diminta. Apakah sikap panitia ini dpt dibenarkan dgn alasan demikian ? Hal ini sangat memberatkan bagi para rekanan dan menguntungkan bagi "rekanan" yg mgkin tlh berkongkalikong dgn panitia. :noway:


untuk pelelangan/seleksi umum, pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan sampai dengan paling kurang 2 (dua) hari kerja setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian Penjelasan.

dari Lampiran Perpres 54/2010 :

(2) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, apabila:
(1) spesifikasi teknis barang yang ditawarkan berdasarkan contoh, brosur dan gambar-gambar sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;

bagaimana kalau kita memulai seuatu jangan dengan berburuk sangka dulu ? :shy:


Bukan maksudnya berburuk sangka , pak wahyu. Tapi sekedar bapak tahu , persyaratan lainnya adalah dukungan dari penerbit sekitar 50 an lebih...dan contoh buku sekitar 150 lebih , disertai dengan persyaratan administrasi lainnya ...apakah cukup dengan 6 hari kerja (efektif 3 hari saja krn 3 harinya jumat paskah,sabtu libur, minggu libur) untuk penyiapan dok. penawarannya ? di perpres 54 hn 2010 btul blg pemasukan penawaran dimulai 1 hari kerja dan paling kurang 2 hari kerja stlh BAP anwijzing tapi juga dikatakan adanya waktu yang cukup. Kira-kira dgn persyaratan di atas..3 hari kerja mulai sekarang, besok dan lusa...apa bisa ? ( selain untuk rekanan yang telah ditunjuk ? ) dan soal spek teknis barang, kan pasti kt tawarkan sesuai brosur / gbr2 yang kt lampirkan. Tapi apakah perlu jg dibawa contohnya ? Apa gunanya waktu Serah Terima Barang kalo bgtu ? Panitia kan bs menolak brg yang tidak sesuai dgn spek yang terlampir dlm SPK ? Sy menanyakan dasar hukum panitia menerapkan syarat contoh buku dan itu tdk bs panitia jelaskan sampai selesai anwijzing. metode pemilihan barang/jasa pascakualifikasi menyatakan : evaluasi kualifikasi dan pembuktian kualifikasi ...bukan evaluasi barang yg ditawarkan. Gmn kl pengadaan Tank ? harus kt bawa Tank ke depan Panitia ? :shy:


pak noahjonah, dalam posting pertama belum tergambar kesulitan yang dihadapi, jadinya saya yang berburuk sangka :)

tapi memang dalam Lampiran II untuk Pengadaan Barang (sudah saya sebutkan diatas) dibolehkan meminta contoh untuk memenuhi spesifikasi teknis (bahkan kalau perlu harus bawa Tank :lol: )
dan untuk kita ketahui bersama, walaupun spek sama, kualitas bisa berbeda
-----
mohon maaf lahir dan batin
wahyue
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 145
Bergabung: 13 Mar 2012, 09:57

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh noahjonah » 10 Apr 2012, 21:29

dari Lampiran Perpres 54/2010 :

(2) penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis, apabila:
(1) spesifikasi teknis barang yang ditawarkan berdasarkan contoh, brosur dan gambar-gambar sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan;

bagaimana kalau kita memulai seuatu jangan dengan berburuk sangka dulu ? :shy:[/quote]

Bukan maksudnya berburuk sangka , pak wahyu. Tapi sekedar bapak tahu , persyaratan lainnya adalah dukungan dari penerbit sekitar 50 an lebih...dan contoh buku sekitar 150 lebih , disertai dengan persyaratan administrasi lainnya ...apakah cukup dengan 6 hari kerja (efektif 3 hari saja krn 3 harinya jumat paskah,sabtu libur, minggu libur) untuk penyiapan dok. penawarannya ? di perpres 54 hn 2010 btul blg pemasukan penawaran dimulai 1 hari kerja dan paling kurang 2 hari kerja stlh BAP anwijzing tapi juga dikatakan adanya waktu yang cukup. Kira-kira dgn persyaratan di atas..3 hari kerja mulai sekarang, besok dan lusa...apa bisa ? ( selain untuk rekanan yang telah ditunjuk ? ) dan soal spek teknis barang, kan pasti kt tawarkan sesuai brosur / gbr2 yang kt lampirkan. Tapi apakah perlu jg dibawa contohnya ? Apa gunanya waktu Serah Terima Barang kalo bgtu ? Panitia kan bs menolak brg yang tidak sesuai dgn spek yang terlampir dlm SPK ? Sy menanyakan dasar hukum panitia menerapkan syarat contoh buku dan itu tdk bs panitia jelaskan sampai selesai anwijzing. metode pemilihan barang/jasa pascakualifikasi menyatakan : evaluasi kualifikasi dan pembuktian kualifikasi ...bukan evaluasi barang yg ditawarkan. Gmn kl pengadaan Tank ? harus kt bawa Tank ke depan Panitia ? :shy:[/quote]

pak noahjonah, dalam posting pertama belum tergambar kesulitan yang dihadapi, jadinya saya yang berburuk sangka :)

tapi memang dalam Lampiran II untuk Pengadaan Barang (sudah saya sebutkan diatas) dibolehkan meminta contoh untuk memenuhi spesifikasi teknis (bahkan kalau perlu harus bawa Tank :lol: )
dan untuk kita ketahui bersama, walaupun spek sama, kualitas bisa berbeda[/quote]

:lol: dalam lampiran II , untuk spek teknis berdasarkan contoh, brosur dan gambar2 apakah memang diperbolehkan meminta contoh barang ? dalam pembuktian kualifikasi ? :lol: :P . penawaran memenuhi syarat teknis bila dikatakan spek teknis berdasarkan contoh ? jelas dong...g mungkin penawaran barang sy misal rokok surya, trus dlm penulisan dipenawaran teknis sy tuliskan spek marlboro, mana brosur dan gbr brgnya sy hadirkan rokok surya :d: :lol:
soal spek sama kualitas beda..itu lah ragamnya penawaran dri berbagai rekanan (bila mmg bnyk rekanan yg msuk menawar) Panitia lah yg berkewajiban untuk menyeleksi dok.penawaran baik secara adm. maupun teknis utk memilih yg terbaik dan sesuai juknis kebutuhan brg tsb. :lol:
Enak kl bpk yg jdi panitia pelelangannya, tidak sibuk lg panitia penerima barang saat serah terima barang nanti. biar jg barang yg masuk dibelakang diganti speknya, krn sudah dianggap sama sprti contoh brg yg diperlihatkan pd saat pembuktian kualifikasi. :lol: :D :P
Hilang sudah prinsip pengadaan barang/jasa pada BAB II bag.Pertama "Prinsip2 Pengadaan" Pasal 5 :whoe: :lol: :D asik jg utk kurangi saingan. :lol: :D :P
noahjonah
Newbie
Newbie
 
Post: 52
Bergabung: 05 Agt 2011, 11:39

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh wahyue » 10 Apr 2012, 22:11

:lol: dalam lampiran II , untuk spek teknis berdasarkan contoh, brosur dan gambar2 apakah memang diperbolehkan meminta contoh barang ? dalam pembuktian kualifikasi ? :lol: :P

yang ini bukan saya panitianya :D kalau saya minta contoh, dimasukkan/dijadikan satu dengan dokumen penawaran untuk keperluan evaluasi teknis, bukan kualifikasi

soal spek sama kualitas beda..itu lah ragamnya penawaran dri berbagai rekanan (bila mmg bnyk rekanan yg msuk menawar) Panitia lah yg berkewajiban untuk menyeleksi dok.penawaran baik secara adm. maupun teknis utk memilih yg terbaik dan sesuai juknis kebutuhan brg tsb. :lol:

untuk sistem gugur tidak bisa, asal barang sesuai spek harus masuk tidak bisa dipilih yang mutunya baik

Enak kl bpk yg jdi panitia pelelangannya, tidak sibuk lg panitia penerima barang saat serah terima barang nanti. biar jg barang yg masuk dibelakang diganti speknya, krn sudah dianggap sama sprti contoh brg yg diperlihatkan pd saat pembuktian kualifikasi. :lol: :D :P
Hilang sudah prinsip pengadaan barang/jasa pada BAB II bag.Pertama "Prinsip2 Pengadaan" Pasal 5 :whoe: :lol: :D asik jg utk kurangi saingan. :lol: :D :P

tolok ukurnya bukan hanya contoh, tapi (lihat diatas) berdasarkan contoh, brosur dan gambar-gambar sesuai dengan yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan, kok bisa diganti speknya?
-----
mohon maaf lahir dan batin
wahyue
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 145
Bergabung: 13 Mar 2012, 09:57

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh kharisma » 10 Apr 2012, 23:07

saya kira sudah cukup jelas pendapat yg di tulis oleh saudara guskun dibawah ini :

Re: DIGUGURKAN SETELAH KLARIFIKASI PEMBUKTIAN..

Postoleh guskun » 22 Agt 2011, 18:54
1) tidak bisa komentar, karena tidak melihat dokumennya
2) tidak lazim mewajibkan membawa contoh barang dalam pembuktian kualifikasi. jika memang nanti sudah ttd kontrak, PPK bahkan punya hak inspeksi pabrikasi saat barang itu dibuat.

Kenapa lg mau dibuat jdi betul itu alasan panitia yg mengharuskan bawa contoh barang dlm pembuktian kualifikasi..lebih2 lagi kl disatukan dlm dokumen penawaran. untuk dijadikan evaluasi teknis. jdi tolong dilihat jg alasan lainnya, bukan hanya soal bawa contoh barang yg dituliskan saudara noahjonah.

maaf. sy hanya pendatang baru disini...

Salam :bingo:
kharisma
Newbie
Newbie
 
Post: 1
Bergabung: 10 Apr 2012, 22:01

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh ahmad wancik » 11 Apr 2012, 09:23

kharisma menulis:saya kira sudah cukup jelas pendapat yg di tulis oleh saudara guskun dibawah ini :

Re: DIGUGURKAN SETELAH KLARIFIKASI PEMBUKTIAN..

Postoleh guskun » 22 Agt 2011, 18:54
1) tidak bisa komentar, karena tidak melihat dokumennya
2) tidak lazim mewajibkan membawa contoh barang dalam pembuktian kualifikasi. jika memang nanti sudah ttd kontrak, PPK bahkan punya hak inspeksi pabrikasi saat barang itu dibuat.

Kenapa lg mau dibuat jdi betul itu alasan panitia yg mengharuskan bawa contoh barang dlm pembuktian kualifikasi..lebih2 lagi kl disatukan dlm dokumen penawaran. untuk dijadikan evaluasi teknis. jdi tolong dilihat jg alasan lainnya, bukan hanya soal bawa contoh barang yg dituliskan saudara noahjonah.

maaf. sy hanya pendatang baru disini...

Salam :bingo:


setuju.
Menurut saya, kalau barang jadi, pabrikan atau sudah diproduksi bisa jadi diperlihatkan contohnya baranganya atau cukup brosurnya saja (bila barang tersebut sulit dibawa, misalnya tiang listrik :D ) , tetapi bila barang tersebut harus di rakit /buat dahulu atau baru akan dibuat maka mustahil membawa contoh barangnya (misalnya beli kapal)
Selalu berusaha melakukan yang terbaik & benar. Tetap Semangat.
Wassalam,

Ahmad Wancik
ahmad wancik
Newbie
Newbie
 
Post: 32
Bergabung: 19 Jun 2011, 14:57

Re: syarat lelang yang diskriminatif

Postoleh tenderwatch2 » 15 Apr 2012, 19:14

noahjonah menulis:Salam untuk semua ,
Saya mau tanya kepada teman2 , saat ini saya lagi mengikuti pelelangan buku di kota saya. Dlm pelelangan tsb, panitia menyaratkan untuk membawa contoh barang yang ditawarkan untuk di verifikasi dalam masa evaluasi kualifikasi. Saya keberatan dengan persyaratan tsb, karena tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa yang adil, tidak diskriminatif. Ditambah dengan waktu penyiapan/pemasukan hanya sekitar 6 hari dari waktu anwijzing , sedangkan 3 hari dari 6 hari itu adalah hari libur. Alasan panitia adalah agar spek buku tsb sesuai dgn spek yg diminta. Apakah sikap panitia ini dpt dibenarkan dgn alasan demikian ? Hal ini sangat memberatkan bagi para rekanan dan menguntungkan bagi "rekanan" yg mgkin tlh berkongkalikong dgn panitia. :noway:


Tidak sesuai dengan ketentuan yg diautur dalam Perpres 54/2010...
Avatar pengguna
tenderwatch2
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 313
Bergabung: 11 Agt 2011, 22:48

tulis komentar


Kembali ke Umum

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu