Contoh Surat Sanggahan

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang hal-hal yang bersifat umum, seperti organisasi pengadaan, aturan-aturan di luar Perpres 54/2010, dan lain-lain

Contoh Surat Sanggahan

Postoleh tenderwatch2 » 05 Jun 2012, 17:50

Banda Aceh, 5 Juni 2012
Nomor : 01/JJ/VI/BA/2012
Lampiran : 1 (satu) berkas

Kepada Yth,
Pokja Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Aceh
di-
Tempat

Perihal: Sanggahan penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan Barang/Jasa pada Pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7.

Dengan hormat,

1. Bahwa ketentuan Perpres No. 54 Tahun 2010 “Pasal 81, ayat (1)a disebutkan “Peserta pemilihan Penyedia Barang/Jasa yang merasa dirugikan, baik secara sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lainnya dapat mengajukan sanggahan secara tertulis apabila menemukan: penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan Barang/Jasa;”

Berdasarkan ketentuan diatas maka sehubungan dengan pengumuman pemenang paket pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7, kami dari CV. JJ mengajukan sanggahan terhadap hasil evaluasi yang menggurkan penawaran kami karena pada proses evaluasinya telah terjadi penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan Barang/Jasa.

2. Bahwa berdasarkan Bagian A. 7. b. 1) c) (2) Lampiran III Perpres No. 54 Tahun 2010 disebutkan “Berdasarkan hasil evaluasi harga, ULP membuat daftar urutan penawaran yang dimulai dari urutan harga penawaran terendah dan mengusulkan penawar terendah yang responsif sebagai calon pemenang.”

Sementara yang terjadi pada pelelangan ini, pemenang lelang yang diusulkan serta ditetapkan sebagai pemenang bukan peserta lelang yang harga penawaran terendah, dengan demikian maka telah terjadi penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010.

Pemenang lelang yang diumumkan oleh Pokja ULP, penawarannya berada pada urutan ke 8 (delapan) berdasarkan daftar urutan harga penawaran terendah, dengan selisih harga dari penawaran urutan 1 (pertama) sebesar Rp. 166.456.610 (seratus enam puluh enam juta empat ratus lima puluh enam ribu enam ratus sepuluh rupiah). Selisih harga antara pemenang lelang dengan peserta lelang penawar terendah merupakan potensi kerugian negara karena berdasarkan ketentuan Perpres No. 54 Tahun 2010, penawar terendah (penawaran kami = CV. JJ) tidak dapat digugurkan karena dokumen penawarannya telah memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan dalam dokumen lelang.

Pokja Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Aceh dalam berita acara hasil pelelangan menyebutkan alasan digugurkan penawaran kami, yaitu sbb:

Menurut Pokja ULP, “Analisa teknis tidak memenuhi. Penentuan durasi (waktu) tiap item pekerjaan mestinya berdasarkan koefisien dari tenaga kerja, namun pihak CV. JJ dalam menentukan durasi bukan berdasarkan koefisien tenaga kerja.”

Kami membantah alasan pokja ULP yang telah menggugarkan penawaran kami. Penentuan durasi (waktu) yang kami ajukan pada analisa teknik berdasarkan koefisien tenaga kerja, hanya saja terjadi sedikit perbedaan pada cara penulisannya. Koefisien tenaga kerjanya kami tulis dengan kata index, hal tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini (dikutip dari dokumen penawaran):

Gambar

3. Bahwa berdasarkan dokumen lelang Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia Dan Biologi SMAN 7 nomor 05.1/OTSUS/ULP-24/III/2012 Tanggal : 13 April 2012 BAB III. E. 27.12 disebutkan:

Evaluasi Teknis:
a. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan;
b. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan:
1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP;
2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap:
a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan;
b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP;
c) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP;
d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini;
e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan;
f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP;
3) [evaluasi teknis dalam sistem gugur dapat menggunakan sistem ambang batas terhadap unsur teknis yang dinilai;]
4) [dalam hal evaluasi teknis dengan sistem gugur menggunakan ambang batas nilai teknis, penawaran dinyatakan lulus teknis apabila masing-masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas minimal sebagaimana tercantum dalam LDP;]
5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP;
6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan, Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran;
c. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga;
d. apabila peserta yang lulus evaluasi tekniskurang dari 3 (tiga), maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga;
e. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal.

Berdasarkan ketentuan dokumen lelang diatas, analisa teknik tidak termasuk dalam persyaratan yang dievaluasi, oleh sebab itu menyalahkan analisa teknik dalam evaluasi termasuk tindakan post bidding. Tindakan post bidding merupakan bentuk pelanggaran terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Perpres No. 54 Tahun 2010.

Pasal 79 Perpres No. 54 Tahun 2010 menyebutkan:
(1) Dalam melakukan evaluasi penawaran, ULP/Pejabat Pengadaan harus berpedoman pada tata cara/kriteria yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.
(2) Dalam evaluasi penawaran, ULP/Pejabat Pengadaan dan Penyedia Barang/Jasa dilarang melakukan tindakan post bidding.

Rekomendasi

Mengingat besarnya potensi kerugian negara, maka Pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7 harus dinyatakan gagal, hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 83 ayat (1) dan ayat (3) Perpres No 54 Tahun 2010, yang bunyinya:

(1) “ULP menyatakan Pelelangan/Pemilihan Langsung gagal apabila:
h. sanggahan hasil Pelelangan dari peserta ternyata benar.”

(3) PA/KPA menyatakan Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung gagal apabila:
d. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan Penyedia Barang/Jasa ternyata benar;
e. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden ini;

Demikian sanggahan ini, atas atensi dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Tembusan:

1. Pengguna Anggaran Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7
2. Kuasa Pengguna Anggaran Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7
3. BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh
Avatar pengguna
tenderwatch2
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 313
Bergabung: 11 Agt 2011, 22:48

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh Novry Dotulong » 16 Jun 2012, 16:03

tenderwatch2 menulis:Banda Aceh, 5 Juni 2012
Nomor : 01/JJ/VI/BA/2012
Lampiran : 1 (satu) berkas

Kepada Yth,
Pokja Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Aceh
di-
Tempat

Perihal: Sanggahan penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan Barang/Jasa pada Pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7.

Dengan hormat,

1. Bahwa ketentuan Perpres No. 54 Tahun 2010 “Pasal 81, ayat (1)a disebutkan “Peserta pemilihan Penyedia Barang/Jasa yang merasa dirugikan, baik secara sendiri maupun bersama-sama dengan peserta lainnya dapat mengajukan sanggahan secara tertulis apabila menemukan: penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden ini dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan Barang/Jasa;”

Berdasarkan ketentuan diatas maka sehubungan dengan pengumuman pemenang paket pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7, kami dari CV. JJ mengajukan sanggahan terhadap hasil evaluasi yang menggurkan penawaran kami karena pada proses evaluasinya telah terjadi penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan Barang/Jasa.

2. Bahwa berdasarkan Bagian A. 7. b. 1) c) (2) Lampiran III Perpres No. 54 Tahun 2010 disebutkan “Berdasarkan hasil evaluasi harga, ULP membuat daftar urutan penawaran yang dimulai dari urutan harga penawaran terendah dan mengusulkan penawar terendah yang responsif sebagai calon pemenang.”

Sementara yang terjadi pada pelelangan ini, pemenang lelang yang diusulkan serta ditetapkan sebagai pemenang bukan peserta lelang yang harga penawaran terendah, dengan demikian maka telah terjadi penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010.

Pemenang lelang yang diumumkan oleh Pokja ULP, penawarannya berada pada urutan ke 8 (delapan) berdasarkan daftar urutan harga penawaran terendah, dengan selisih harga dari penawaran urutan 1 (pertama) sebesar Rp. 166.456.610 (seratus enam puluh enam juta empat ratus lima puluh enam ribu enam ratus sepuluh rupiah). Selisih harga antara pemenang lelang dengan peserta lelang penawar terendah merupakan potensi kerugian negara karena berdasarkan ketentuan Perpres No. 54 Tahun 2010, penawar terendah (penawaran kami = CV. JJ) tidak dapat digugurkan karena dokumen penawarannya telah memenuhi syarat sebagaimana ditetapkan dalam dokumen lelang.

Pokja Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Aceh dalam berita acara hasil pelelangan menyebutkan alasan digugurkan penawaran kami, yaitu sbb:

Menurut Pokja ULP, “Analisa teknis tidak memenuhi. Penentuan durasi (waktu) tiap item pekerjaan mestinya berdasarkan koefisien dari tenaga kerja, namun pihak CV. JJ dalam menentukan durasi bukan berdasarkan koefisien tenaga kerja.”

Kami membantah alasan pokja ULP yang telah menggugarkan penawaran kami. Penentuan durasi (waktu) yang kami ajukan pada analisa teknik berdasarkan koefisien tenaga kerja, hanya saja terjadi sedikit perbedaan pada cara penulisannya. Koefisien tenaga kerjanya kami tulis dengan kata index, hal tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini (dikutip dari dokumen penawaran):

Gambar

3. Bahwa berdasarkan dokumen lelang Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia Dan Biologi SMAN 7 nomor 05.1/OTSUS/ULP-24/III/2012 Tanggal : 13 April 2012 BAB III. E. 27.12 disebutkan:

Evaluasi Teknis:
a. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan;
b. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan:
1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP;
2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap:
a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan;
b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP;
c) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP;
d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini;
e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan;
f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP;
3) [evaluasi teknis dalam sistem gugur dapat menggunakan sistem ambang batas terhadap unsur teknis yang dinilai;]
4) [dalam hal evaluasi teknis dengan sistem gugur menggunakan ambang batas nilai teknis, penawaran dinyatakan lulus teknis apabila masing-masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas minimal sebagaimana tercantum dalam LDP;]
5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP;
6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan, Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran;
c. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga;
d. apabila peserta yang lulus evaluasi tekniskurang dari 3 (tiga), maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga;
e. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal.

Berdasarkan ketentuan dokumen lelang diatas, analisa teknik tidak termasuk dalam persyaratan yang dievaluasi, oleh sebab itu menyalahkan analisa teknik dalam evaluasi termasuk tindakan post bidding. Tindakan post bidding merupakan bentuk pelanggaran terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Perpres No. 54 Tahun 2010.

Pasal 79 Perpres No. 54 Tahun 2010 menyebutkan:
(1) Dalam melakukan evaluasi penawaran, ULP/Pejabat Pengadaan harus berpedoman pada tata cara/kriteria yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.
(2) Dalam evaluasi penawaran, ULP/Pejabat Pengadaan dan Penyedia Barang/Jasa dilarang melakukan tindakan post bidding.

Rekomendasi

Mengingat besarnya potensi kerugian negara, maka Pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7 harus dinyatakan gagal, hal itu sesuai dengan ketentuan Pasal 83 ayat (1) dan ayat (3) Perpres No 54 Tahun 2010, yang bunyinya:

(1) “ULP menyatakan Pelelangan/Pemilihan Langsung gagal apabila:
h. sanggahan hasil Pelelangan dari peserta ternyata benar.”

(3) PA/KPA menyatakan Pelelangan/Seleksi/Pemilihan Langsung gagal apabila:
d. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan Penyedia Barang/Jasa ternyata benar;
e. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden ini;

Demikian sanggahan ini, atas atensi dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Tembusan:

1. Pengguna Anggaran Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7
2. Kuasa Pengguna Anggaran Paket Pekerjaan Pembangunan Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi SMAN 7
3. BPK RI Perwakilan Provinsi Aceh

:good: :good:
Menuju Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang lebih efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif & akuntabel

= Salam Sukses =

Novry Dotulong, ST
Email : novrydotulong@yahoo.co.id
Avatar pengguna
Novry Dotulong
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 199
Bergabung: 07 Mei 2011, 12:25
Lokasi: Minahasa Utara - Sulawesi Utara

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh Novry Dotulong » 16 Jun 2012, 16:22

saya tambahkan juga Contoh Surat Sanggahan
:hee:
Lampiran
Surat Sanggahan Pelelalangan Pekerjaan Pabrik Es DKP Minut APBN 2012.pdf
(387.84 KiB) Didownload 2748 kali
Menuju Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang lebih efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif & akuntabel

= Salam Sukses =

Novry Dotulong, ST
Email : novrydotulong@yahoo.co.id
Avatar pengguna
Novry Dotulong
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 199
Bergabung: 07 Mei 2011, 12:25
Lokasi: Minahasa Utara - Sulawesi Utara

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh tenderwatch2 » 20 Jun 2012, 02:52

Novry Dotulong menulis:saya tambahkan juga Contoh Surat Sanggahan
:hee:


Jawaban Panitia bagaimana..?
Avatar pengguna
tenderwatch2
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 313
Bergabung: 11 Agt 2011, 22:48

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh Novry Dotulong » 20 Jun 2012, 09:23

Sanggahan sy diterima sebagian oleh Panitia Pengadaan => diadakan evaluasi ulang, & yg lucunya Panitia Pengadaan mengancam akan memberikan sanksi krn pemintaan pelelangan gagal berdasarkan ketentuan seperti yg sy minta dlm sanggahan sy dianggap Panitia berusaha mempengaruhi Panitia Pengadaan & melanggar Pepres No 54/2010... :o:
pertanyaan sy, apakah sanggahan merupakan bagian dari tahapan evaluasi sehingga sanggahan sy dinyatakan mempengaruhi Panitia Pengadaan ?
:huh:
sy diam2 kemudian membuat pengaduan kepada Pihak yg berwajib, sedangkan Panitia pengadaan melakukan evaluasi ulang, hasil evaluasi tetap sama, dgn pemenang pelelang tetap perusahaan tsb, yg dikoreksi Panitia pengadaan hanya tahapan evaluasi yg menyalahai prosedur sesuai Perpres 54/2010 & dokumen pengadaan.
sy sanggah kembali, tapi sanggahan sy ditolak & dokumen teknis penawaran sy diyatakan tdk memenuhi syarat, krn format RK3 yg sy masukan tdk sesuai dgn format RK3 yg ditetapkan dlm dokumen pengadaan & kembali Panitia Pengadaan mengancam akan memberikan sanksi krn pemintaan pelelangan gagal berdasarkan ketentuan seperti yg sy minta dlm sanggahan sy dianggap Panitia berusaha mempengaruhi Panitia Pengadaan & melanggar Pepres No 54/2010
:blur:
sy tidak mengajukan sanggahan banding krn DIPAnya belum disahkan, jadi rugi kalau sy memberikan jaminan sanggah banding tapi kemudian DIPAnya dibatalkan oleh kementrian krn ini menggunakan sumber dana APBN
tapi pengaduan sy kepihak dikepolisian telah ditindaklanjuti & melakukan penyitaan dokumen penawaran dari seluruh peserta lelang.
hasilnya dokumen perusahaan pemenang pelelangan ternyata abal - abal & seharusnya digugurkan dlm evaluasi teknis oleh Panitia Pengadaan...
krn metode pelaksanaan dan jadwal pelaksaaan tidak bersesuaian & realistis..
& lucunya lagi dlm jadwal pelaksanaan, Pekerjaan Pondasi nanti dilaksanakan pada minggu k-8 setelah pekerjaan struktur, pekerjaan dinding,pekerjaan atap telah selesai ...
:wha:
selain itu dari 2 personil inti ( tenaga teknis) yg diajukan berdasarkan persyaratan yang diminta dlm LDP, yang diajukan oleh perusahaan tsb salah satunya yaitu pimpinan teknik perusahaan ternyata hanya berpendidikan SMA.....
dari situlah panitia pengadaan tertunduk lemas dihadapan penyidik & meminta belas kasihan........
& sudah 1, 5 bulan berselang setelah ditetapkan pemenang, & DIPAnya telah disahkan, KPA/PPK belum mengeluarkan kontrak kerja krn takut...
:donwan:
Menuju Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang lebih efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif & akuntabel

= Salam Sukses =

Novry Dotulong, ST
Email : novrydotulong@yahoo.co.id
Avatar pengguna
Novry Dotulong
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 199
Bergabung: 07 Mei 2011, 12:25
Lokasi: Minahasa Utara - Sulawesi Utara

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh achmadteguhw » 27 Agt 2012, 06:57

saya pernah mengajukan sanggahan ke LPSE Surabaya, tapi tidak dijawab dan hanya dihiraukan saja.
KALAU BEGINI BAGAIMANA UPAYA YANG BISA SAYA LAKUKAN ?
MOHON BANTUANNYA.
:noway:
achmadteguhw
Avatar pengguna
achmadteguhw
Newbie
Newbie
 
Post: 34
Bergabung: 16 Apr 2011, 11:44
Lokasi: Semarang

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh khalid » 27 Agt 2012, 07:08

achmadteguhw menulis:saya pernah mengajukan sanggahan ke LPSE Surabaya, tapi tidak dijawab dan hanya dihiraukan saja.
KALAU BEGINI BAGAIMANA UPAYA YANG BISA SAYA LAKUKAN ?
MOHON BANTUANNYA.
:noway:


Kalau tidak dijawab, itu sudah kuat sebagai dasar sanggahan banding.

Kalau malas masukkan jaminan sanggahan banding, pakai pengaduan saja sesuai pasal 117
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4173
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh achmadteguhw » 27 Agt 2012, 07:20

khalid menulis:
achmadteguhw menulis:saya pernah mengajukan sanggahan ke LPSE Surabaya, tapi tidak dijawab dan hanya dihiraukan saja.
KALAU BEGINI BAGAIMANA UPAYA YANG BISA SAYA LAKUKAN ?
MOHON BANTUANNYA.
:noway:


Kalau tidak dijawab, itu sudah kuat sebagai dasar sanggahan banding.

Kalau malas masukkan jaminan sanggahan banding, pakai pengaduan saja sesuai pasal 117




TRIMS BANG KHALID ATAS SARANNYA MUNGKIN AKAN KAMI AJUKAN PENGADUAN. :bingo:
Sebab mau masukan jaminan sanggahan banding males kalau hasilnya sama saja, sayang uang jaminannya . :hee:
achmadteguhw
Avatar pengguna
achmadteguhw
Newbie
Newbie
 
Post: 34
Bergabung: 16 Apr 2011, 11:44
Lokasi: Semarang

Re: Contoh Surat Sanggahan

Postoleh khalid » 27 Agt 2012, 07:25

achmadteguhw menulis:
khalid menulis:
achmadteguhw menulis:saya pernah mengajukan sanggahan ke LPSE Surabaya, tapi tidak dijawab dan hanya dihiraukan saja.
KALAU BEGINI BAGAIMANA UPAYA YANG BISA SAYA LAKUKAN ?
MOHON BANTUANNYA.
:noway:


Kalau tidak dijawab, itu sudah kuat sebagai dasar sanggahan banding.

Kalau malas masukkan jaminan sanggahan banding, pakai pengaduan saja sesuai pasal 117




TRIMS BANG KHALID ATAS SARANNYA MUNGKIN AKAN KAMI AJUKAN PENGADUAN. :bingo:
Sebab mau masukan jaminan sanggahan banding males kalau hasilnya sama saja, sayang uang jaminannya . :hee:


Kalau pengaduan tidak digubris juga, pakai cara pak Novry, yaitu tuntutan ke PTUN :hee:
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4173
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

tulis komentar


Kembali ke Umum

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 4 tamu