KUITANSI ATAU SPK ?

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang hal-hal yang bersifat umum, seperti organisasi pengadaan, aturan-aturan di luar Perpres 54/2010, dan lain-lain

KUITANSI ATAU SPK ?

Postoleh ARNALDI » 05 Sep 2012, 09:04

Kepada yth. ahli pengadaan, berdasarkan Perpres 70 Tahun 2012 pasal 55 ayat 2,3,4 dan 5 sebagai berikut :
(2) Bukti pembelian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
(3) Kuitansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b,digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(4) SPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya sampai dengan Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(5) Surat Perjanjian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai diatas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

Mengamati pasal 55 tersebut, apakah untuk pekerjaan konstruksi yang nilainya Rp.49.000.000,- dapat menggunakan kuitansi atau SPK ??? :huh: mengingat ayat 3 memakai istilah pengadaan barang/jasa sedangkan ayat 4 memakai istilah pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya (ada kata khusus untuk pekerjaan konstruksi)... di mohon tanggapannya ya ?
ARNALDI
Newbie
Newbie
 
Post: 20
Bergabung: 08 Mar 2012, 13:50

Re: KUITANSI ATAU SPK ?

Postoleh eapryadi » 05 Sep 2012, 14:36

ARNALDI menulis:Kepada yth. ahli pengadaan, berdasarkan Perpres 70 Tahun 2012 pasal 55 ayat 2,3,4 dan 5 sebagai berikut :
(2) Bukti pembelian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
(3) Kuitansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b,digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(4) SPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya sampai dengan Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(5) Surat Perjanjian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai diatas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

Mengamati pasal 55 tersebut, apakah untuk pekerjaan konstruksi yang nilainya Rp.49.000.000,- dapat menggunakan kuitansi atau SPK ??? :huh: mengingat ayat 3 memakai istilah pengadaan barang/jasa sedangkan ayat 4 memakai istilah pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya (ada kata khusus untuk pekerjaan konstruksi)... di mohon tanggapannya ya ?


pekerjaan konstruksi di bawah 50juta dapat menggunakan kuitansi, ayat 4 disebutkan pekerjaan konstruksi untuk membedakan dengan konsultasi yg hanya sampai 50 juta.
eapryadi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 470
Bergabung: 15 Jun 2012, 08:12

Re: KUITANSI ATAU SPK ?

Postoleh burhan » 05 Sep 2012, 18:58

tambahan : kalau baca ayat (3) dan (4) untuk konsultasi nilai sampai dengan Rp50.000.000,- bisa pakai kuitansi atau spk tuh.
Avatar pengguna
burhan
Procurement Senior Lv. 1
Procurement Senior Lv. 1
 
Post: 579
Bergabung: 01 Apr 2011, 09:01

Re: KUITANSI ATAU SPK ?

Postoleh aiririah » 05 Sep 2012, 19:56

eapryadi menulis:
ARNALDI menulis:Kepada yth. ahli pengadaan, berdasarkan Perpres 70 Tahun 2012 pasal 55 ayat 2,3,4 dan 5 sebagai berikut :
(2) Bukti pembelian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
(3) Kuitansi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b,digunakan untuk Pengadaan Barang/Jasa yang nilainya sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(4) SPK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya sampai dengan Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai sampai dengan Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(5) Surat Perjanjian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, digunakan untuk Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai diatas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

Mengamati pasal 55 tersebut, apakah untuk pekerjaan konstruksi yang nilainya Rp.49.000.000,- dapat menggunakan kuitansi atau SPK ??? :huh: mengingat ayat 3 memakai istilah pengadaan barang/jasa sedangkan ayat 4 memakai istilah pengadaan barang/pekerjaan konstruksi/jasa lainnya (ada kata khusus untuk pekerjaan konstruksi)... di mohon tanggapannya ya ?


pekerjaan konstruksi di bawah 50juta dapat menggunakan kuitansi, ayat 4 disebutkan pekerjaan konstruksi untuk membedakan dengan konsultasi yg hanya sampai 50 juta.

Kalo menurut kami untuk pekerjaan konstruksi sebaiknya tanda bukti perjanjiannya memakai SPK, bila memakai kuitansi rasanya agak janggal, dan itemnya tidak dalam muat dalam satu kuitansi, kecuali untuk pembayarannya memakai kuitansi.
mottoku adalah : aiririah
Avatar pengguna
aiririah
Procurement Senior Lv. 2
Procurement Senior Lv. 2
 
Post: 1241
Bergabung: 10 Sep 2011, 10:46

tulis komentar


Kembali ke Umum

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu