Masuk Penjara

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang hal-hal yang bersifat umum, seperti organisasi pengadaan, aturan-aturan di luar Perpres 54/2010, dan lain-lain

Masuk Penjara

Postoleh Rusdiaman Tahir » 09 Des 2012, 00:17

Yth Para Pakar PBJ
Sehubungan dengan diadakannya PENAHANAN oleh Kejaksaan Negeri Soppeng Nomor : PRINT-503/R.4.20/Fd.1/11/2012 (terlampir ) terhadap Ir.UNRU HEKON Selaku Staf Teknik CV Multi Teknik Utama Yang beralamat di Makassar-Sulawesi Selatan dengan sangkaan bahwa Ir.Unru Hekon diduga keras melakukan tindak pidana korupsi pada Proyek IPAL Rumah Sakit Umum Daerah Ajjapange Kabupaten Soppeng T.A 2012 dengan melakukan persekongkolang terhadap Pokja Konstruksi bidang Arsitek yang memenangkan CV Multi Teknik Utama yang menempati urutan Ke 3 ( tiga ) saat pembukaan penawaran dan oleh Kejaksaan Negeri Soppeng melalui audit BPKP Propinsi Sulawesi Selatan dianggap telah merugikan keuangan Negara Sebesar Rp 182.098.350 yang merupakan selisih penawaran harga terhadap perusahaan penawaran terendah atau urutan 1 (pertama ) saat pembukaan penawaran, karena menurut BPKP Propinsi Sulawesi Selatan Terdapat Kesalahan Administrasi dan teknis CV Multi Teknik Utama dan harus dinyatakan gugur sehingga telah melanggar Kesatu Pasal 2 ayat (1) Jo.Pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Atau Kedua Pasal 9 UU RI No.20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 18 UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupis Jo.Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Sehubungan dengan Hal tersebut diatas maka perkenankanlah kami untuk memberikan penjelasan sebelum mengajukan pertanyaan antara lain adalah :

1. Bahwa Pokja ULP Konstruksi Bidang Arsitektur pekerjaan pembangunan IPAL Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Soppeng T.A 2012 telah menetapkan
CV Multi Teknik Utama sebagai Pemenang.

2. Bahwa dalam penetapan pemenang Pokja ULP Kontruksi bidang Arsitektur telah melalui proses pelelangan sesuai dengan perpres No.54 tahun 2010 tentang
pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan memberikan masa sanggah,sanggah banding kepada para peserta yang merasa dirugikan atau keberatan
terhadap penetapan pemenang selama 5 (lima) hari Kerja sesuai pasal 80 Perpres 54 tahun 2010.

3. Bahwa terhadap masa sanggah selama 5 ( lima ) hari kerja salah satu rekanan yakni perusahaan dengan penawaran terendah telah melakukan sanggahan
kepada pokja ULP Konstruksi bidang Arsitektur karena penentapkan CV Multi Teknik Utama Sebagai Pemenang.

4. Untuk jawaban Sanggahan sebagaimana Point 3 diatas telah di jawab oleh Pokja ULP Konstruksi bidang Arsitektur dan dapat diterima oleh perusahaan
bersangkutan.

5. Begitupula dengan APIP/Aparat Pemeriksa Internal Pemerintah (Inspektorat ) Kabupaten Soppeng sama sekali tidak menerima pengaduan baik dari
masyarakat maupun peserta lelang terhadap proses pelelangan pekerjaan pembangunan IPAL Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Soppeng T.A 2012
sehingga di anggap sesuai dengan peraturan yang ada.

6. Bahwa dengan tidak adanya sanggahan banding dari peserta maka proses pelelangan pekerjaan pembangunan IPAL Rumah Sakit Umum Daerah dilanjutkan
pada tahap selanjutnya.

7. Berdasarkan Point 6 diatas Maka PPK/PPTK mengeluarkan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ ) pekerjaan pembangunan IPAL Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten Soppeng T.A 2012 Kepada CV Multi Teknik Utama untuk Menjadi Rujukan Pembuatan Kontrak.

8. Bahwa Berdasarkan Surat perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan ( Kontrak ) No.337/RS/XI/2011 Tanggal 25 Nopember 2011 pelaksana pekerjaan adalah CV
Multi Teknik Utama dan telah diselesaikan sesuai dengan perjanjian kontrak yang ada.

9. Bahwa Setelah Berakhirnya Masa Pemeliharaan yaitu pada hari senin tanggal tiga bulan September 2012 sesuai dengan Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan Ke 2 (dua ) Atau Final Hand over (FHO) Nomor 453/RS/IX/2012 antara CV Multi Teknik Utama dengan PA Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten
Soppeng telah di serah terimakan dengan BAIK dan sesuai dengan Surat perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan ( Kontrak ) No.337/RS/XI/2011 Tanggal 25
Nopember 2011.

AKAN TETAPI tiba-tiba Ir.UNRU HEKON Selaku Staf Teknik CV Multi Teknik Utama di Tahan oleh Kejaksaan Negeri Soppeng dengan sangkaan sebagaimana yang telah saya uraikan di ATAS.

Pertanyaannya adalah :

1. Apakah Ir.UNRU HEKON Selaku Staf Teknik CV Multi Teknik Utama secara de jure dapat dikatakan bersekongkol dengan pokja ulp konstruksi bidang
arsitektur kabupaten soppeng Dalam penetapan pemenang Karena pada saat pelaksanaan pekerjaan saudara Ir.Unru Hekon aktif berada di lokasi
pekerjaan selama proyek pembangunan IPAL Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Soppeng dikerjakan untuk memberikan petunjuk kepada pekerja-
pekerja yang ada di lokasi…?

2. Dapatkah BPKP Provinsi Sulawesi Selatan atas permintaan Kejaksaan negeri Soppeng Mengintervensi Hasil Evaluasi PANITIA Pokja ULP konstruksi Bidang
Arsitektur meskipun telah melalui proses dan prosedur sesuai perpres 54 tahun 2010 sebagaimana yang kami telah jelaskan di atas ( 1-9 ) ?

3. Atas penahanan Ir.UNRU HEKON Selaku Staf Teknik CV Multi Teknik Utama Merupakan suatu bentuk Anomali dalam system penerapan hukum yang
diterapkan oleh kejaksaan negeri soppeng dalam menangani proses pengadaan barang dan jasa pemerintah khususnya di kabupaten soppeng sehingga
dapat menyengsarakan kami selaku penyedia barang dan jasa pemerintah, bagaimana kami dapat melakukan pembelaan..?

Demikian hal ini kami sampaikan untuk mendapatkan pertimbangan hukum terimakasih.

Mohon teman2 untuk bisa memberikan saran dan pendapat....thx
Lampiran
surat penangkapan.pdf
FHO dan surat penangkapan
(695.98 KiB) Didownload 117 kali
Rusdiaman Tahir
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 180
Bergabung: 31 Mar 2011, 07:56

Re: Masuk Penjara

Postoleh aiririah » 09 Des 2012, 00:50

mottoku adalah : aiririah
Avatar pengguna
aiririah
Procurement Senior Lv. 2
Procurement Senior Lv. 2
 
Post: 1241
Bergabung: 10 Sep 2011, 10:46

Re: Masuk Penjara

Postoleh khalid » 09 Des 2012, 09:50

Sekilas info bahwa sebagian besar tuntutan hukum korupsi yang dituduhkan kepada rekanan itu tidak terjadi pada saat pelaksanaan pelelangan. Melainkan SEBELUM pelaksanaan pelelangan.
Hal ini karena pada beberapa kasus, sebelum pelaksanaan pelelangan sudah terjadi konkalingkong antara penyedia dengan PA/KPA, PPK dan Panitia untuk mengatur HPS serta mengkondisikan persyaratan yang dituangkan dalam dokumen pelelangan.

Jadi untuk lebih jelasnya, harus disusun kronologis kasus ini dan tidak sekedar melihat dari proses lelang apalagi sanggah dan sanggahan banding. Ketiadaan sanggah dan sanggahan banding bukan menjadi alasan bahwa pengadaan tidak bermasalah. Justru karena dikondisikan, maka banyak pengadaan yang sebenarnya bermasalah tidak terlihat bermasalah pada saat pelelangan dan justru baru ketahuan saat dilakukan audit.

Kembali ke kasus, apabila dalam penyelidikan dan penyidikan ditemukan 2 bukti bahwa rekan bapak memang melakukan pengaturan, maka pasal UU tersebut dapat dikenakan. Tetapi apabila tidak ada pengkondisian namun semata-mata kesalahan administratif pelelangan, maka penyedia tidak dapat dikenakan tuduhan apapun hanya panitia yang dikenakan tuduhan kelalaian yang menyebabkan kerugian negara.

Ini juga harus dibagi lagi, yaitu apakah kerugian disebabkan karena tingginya HPS yang tentu saja merupakan kesalahan PPK atau karena kesalahan dalam penilaian pelelangan yang memang kesalahan panitia.
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4178
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Masuk Penjara

Postoleh Rusdiaman Tahir » 09 Des 2012, 17:41

Terimkasih atas tanggapannya pa...

Perlu juga saya tambahkan kalau pada kasus yang saya posting ini sudah 3 orang yang masuk rutan yaitu PPK dan salah seorang lagi dari pelaksana CV Multi Teknik Utama yang pada saat itu memang mendapatkan kuasa direktur, dan pada saat ini panitia juga sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada kasus ini
jauh kebelakang kalau mau melihat kronologis sebelum terjadinya pelelangan ini mengenai pengkondisian ataupun pengaturan saya sebagai orang luar sama sekali tidak tahu apa-apa, saya sebagai teman dari korban hanya merasa simpati dengan kondisi mereka dan senantiasa ingin memberikan pertimbangan-pertimbangan maupun saran yang bisa mereka jelaskan saat penyidikan, dengan adanya forum ini saya banyak mendapatkan ilmu mengenai pengadaan barang dan jasa sehingga saat membesuk mereka pada beberapa hari yang lalu saya berdiskusi dengan korban dengan pengetahuan pengetahuan yang saya dapat di forum ini

Kembali kekasus saat ini mereka dalam tahap penyidikan , dan mengenai 2 alat bukti pengaturan yang di maksud saya juga kadang bingung karena Ir unru hekon ini hanyalah staf teknik, tuduhan persengkokolang dengan PPK sama sekali tidak berdasar ( menurut saya ) karena antara Ir Unru hekong Dan PPK baru pertama kali ketemu saat berada di mobil tahanan ini adalah pengakuan kedua-duanya saat ini saya diminta bantuan untuk melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang bisa memberi masukan pada kasus ini karena mereka berada dalam rutan dan tidak bisa melakukan komunikasi dengan pihak luar.

Maaf Sekedar Tambahan tentang siapa itu Ir.unru Hekong...dia merupakan ketua partai dan salah satu tim sukses pejabat di daerah ini, makanya itu saya kadang berfikir apakah kasus ini betul-betul murni dan tidak di politisasi...karena bukan rahasia lagi dalam suatu pelelangan apalagi nilainya sampai 1,7 M maka yang banyak terlibat secara tidak langsung adalah aparat-aparat dan pejabat serta politikus karena ini adalah indonesia dan saat mereka kalah maka dimunculkanlah pelangaran-pelanggaran yang ada dan kadang di jadikan bargening kasus untuk mencapai kepentingan pribadi..

JUJUR saya Akui Kalau dunia Kontraktor Adalah Dunia yang ABU ABU......
Rusdiaman Tahir
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 180
Bergabung: 31 Mar 2011, 07:56

Re: Masuk Penjara

Postoleh khalid » 10 Des 2012, 07:12

Rusdiaman Tahir menulis:Terimkasih atas tanggapannya pa...

Perlu juga saya tambahkan kalau pada kasus yang saya posting ini sudah 3 orang yang masuk rutan yaitu PPK dan salah seorang lagi dari pelaksana CV Multi Teknik Utama yang pada saat itu memang mendapatkan kuasa direktur, dan pada saat ini panitia juga sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada kasus ini
jauh kebelakang kalau mau melihat kronologis sebelum terjadinya pelelangan ini mengenai pengkondisian ataupun pengaturan saya sebagai orang luar sama sekali tidak tahu apa-apa, saya sebagai teman dari korban hanya merasa simpati dengan kondisi mereka dan senantiasa ingin memberikan pertimbangan-pertimbangan maupun saran yang bisa mereka jelaskan saat penyidikan, dengan adanya forum ini saya banyak mendapatkan ilmu mengenai pengadaan barang dan jasa sehingga saat membesuk mereka pada beberapa hari yang lalu saya berdiskusi dengan korban dengan pengetahuan pengetahuan yang saya dapat di forum ini

Kembali kekasus saat ini mereka dalam tahap penyidikan , dan mengenai 2 alat bukti pengaturan yang di maksud saya juga kadang bingung karena Ir unru hekon ini hanyalah staf teknik, tuduhan persengkokolang dengan PPK sama sekali tidak berdasar ( menurut saya ) karena antara Ir Unru hekong Dan PPK baru pertama kali ketemu saat berada di mobil tahanan ini adalah pengakuan kedua-duanya saat ini saya diminta bantuan untuk melakukan komunikasi dengan pihak-pihak yang bisa memberi masukan pada kasus ini karena mereka berada dalam rutan dan tidak bisa melakukan komunikasi dengan pihak luar.

Maaf Sekedar Tambahan tentang siapa itu Ir.unru Hekong...dia merupakan ketua partai dan salah satu tim sukses pejabat di daerah ini, makanya itu saya kadang berfikir apakah kasus ini betul-betul murni dan tidak di politisasi...karena bukan rahasia lagi dalam suatu pelelangan apalagi nilainya sampai 1,7 M maka yang banyak terlibat secara tidak langsung adalah aparat-aparat dan pejabat serta politikus karena ini adalah indonesia dan saat mereka kalah maka dimunculkanlah pelangaran-pelanggaran yang ada dan kadang di jadikan bargening kasus untuk mencapai kepentingan pribadi..

JUJUR saya Akui Kalau dunia Kontraktor Adalah Dunia yang ABU ABU......


Sebenarnya dunia kontraktor tidak abu-abu, yang abu-abu itu adalah dunia politik. Sehingga apabila setiap aspek dimasuki politik, semuanya jadi abu-abu.

Kembali ke persekongkolan, pihak Jaksa nanti dalam persidangan harus dapat menghadirkan minimal 2 alat bukti yang menguatkan hal tersebut. Apabila tidak, maka sisi penasehat hukum/advokat akan mudah membebaskan. Jadi sebaiknya ini segera diselesaikan dan masuk persidangan agar dapat lebih jelas terungkap berdasarkan fakta hukum.
Avatar pengguna
khalid
Site Admin
Site Admin
 
Post: 4178
Bergabung: 30 Mar 2011, 21:26
Lokasi: DKI Jakarta

Re: Masuk Penjara

Postoleh aman » 20 Des 2012, 17:43

Rusdiaman Tahir menulis:1. Apakah Ir.UNRU HEKON Selaku Staf Teknik CV Multi Teknik Utama secara de jure dapat dikatakan bersekongkol dengan pokja ulp konstruksi bidang
arsitektur kabupaten soppeng Dalam penetapan pemenang Karena pada saat pelaksanaan pekerjaan saudara Ir.Unru Hekon aktif berada di lokasi
pekerjaan selama proyek pembangunan IPAL Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Soppeng dikerjakan untuk memberikan petunjuk kepada pekerja-
pekerja yang ada di lokasi…?


perengkongkolan apa dulu, bila persengkongkolan dalam pengaturan pemenangan tender ada KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA yang akan memutuskan telah terjadi persaingan usaha yang melawan hukum atau tidak.

bila persengkongkolan dalam hal pengerjaan fisik , tidak perlu KPPU hadir dalam perkara tersebut. persengkongkolan dalam rumusan pasal-pasal korupsi pasti akan ada tidak mungkin korupsi dilaksanakan oleh perorangan atau murni birokrat tanpa adanya bantuan dan atau pemufakatan dari para pihak yang dianggap terlibat.


Rusdiaman Tahir menulis:2. Dapatkah BPKP Provinsi Sulawesi Selatan atas permintaan Kejaksaan negeri Soppeng Mengintervensi Hasil Evaluasi PANITIA Pokja ULP konstruksi Bidang
Arsitektur meskipun telah melalui proses dan prosedur sesuai perpres 54 tahun 2010 sebagaimana yang kami telah jelaskan di atas ( 1-9 ) ?


tidak bisa BPKP melakukan intervensi, saya yakin pasal yang digunakan oleh jaksa salah satunya adalah pasal 2 UU No. 31 Th 1999 Jo UU No. 20 Th 2001. yang tidak mensyaratkan kerugian negara cukup dengan adanya persengkongkolan dalam tata cara pemenangan tender, yang dalam pemeriksaan akan mengarah kepada prosedur lelang nya di lalui sesuai hukum berikut asas-asas hukumnya ataukah tidak. silakan download " MELAWAN HUKUM UNTUK MEMPERKAYA ORANG LAIN ATAU DIRI SENDIRI.pdf " di http://forum.pengadaan.org/phpbb/viewtopic.php?f=13&t=4280&start=30

Rusdiaman Tahir menulis:3. Atas penahanan Ir.UNRU HEKON Selaku Staf Teknik CV Multi Teknik Utama Merupakan suatu bentuk Anomali dalam system penerapan hukum yang
diterapkan oleh kejaksaan negeri soppeng dalam menangani proses pengadaan barang dan jasa pemerintah khususnya di kabupaten soppeng sehingga
dapat menyengsarakan kami selaku penyedia barang dan jasa pemerintah, bagaimana kami dapat melakukan pembelaan..?

Demikian hal ini kami sampaikan untuk mendapatkan pertimbangan hukum terimakasih.

Mohon teman2 untuk bisa memberikan saran dan pendapat....thx


memang inilah kenapa saya menyayangkan pembukaan penawaran dalam e-Proc yang menghilangkan posisi saksi padalah posisi ini merupakan salah satu alat b8ukti penting, silakan teman - teman yang ada dalam forum ini menanyakan bila ada teman saudara yang berkecimpung di KPPU, apakah para penegak hukum yang menangani kasus korupsi biberi pembekalan tentang indikasi pengaturan dalam tender yang menyatakan bahwa salah satu indikasinya adalah dalam pelaksanaan tender tidak ada saksi pada pelaksanaan tender yang tidak lain adalah kedudukan saksi pada pembukaan penawaran, silakan baca tread di http://forum.pengadaan.org/phpbb/viewtopic.php?f=13&t=4562
Diubah terakhir kali oleh aman on 20 Des 2012, 18:11, total pengubahan 1 kali.
aman
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 165
Bergabung: 08 Agt 2012, 22:08

Re: Masuk Penjara

Postoleh aman » 20 Des 2012, 17:57

mohon informasi tentang metode pelelangan yang digunakan apa ? .............

Tindak pidana tidak bisa dipaksakan tanpa ada alat bukti , sehebat apapun kekuasan seseorang tidak sanggup menyamai hukum yang telah diundangkan. dan sejarah telah buktikan, bila beliau merasa di dzolimi lakukan perlawanan hukum kebenaran hanya bisa tegak berdiri diatas segala alat bukti, dalil tanpa alat bukti sia - sia semuanya.
aman
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 165
Bergabung: 08 Agt 2012, 22:08

Re: Masuk Penjara

Postoleh tenderwatch2 » 30 Des 2012, 22:53

Rusdiaman Tahir menulis:Mohon kepada admin untuk menghapus Postingan saya ini, yaah tak terasa teman yang saya ceritakan di forum ini telah selesai menjalankan hukumannya selama 1.2 tahun dan pertengahan bulan ini telah di bebaskan. thx
Diubah terakhir kali oleh tenderwatch2 on 26 Okt 2013, 22:49, total pengubahan 1 kali.
Avatar pengguna
tenderwatch2
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
 
Post: 313
Bergabung: 11 Agt 2011, 22:48

Re: Masuk Penjara

Postoleh Rusdiaman Tahir » 26 Okt 2013, 22:23

Mohon kepada admin untuk menghapus Postingan saya ini, yaah tak terasa teman yang saya ceritakan di forum ini telah selesai menjalankan hukumannya selama 1.2 tahun dan pertengahan bulan ini telah di bebaskan. thx
Rusdiaman Tahir
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
 
Post: 180
Bergabung: 31 Mar 2011, 07:56

Re: Masuk Penjara

Postoleh arieq » 27 Okt 2013, 08:45

Rusdiaman Tahir menulis:Mohon kepada admin untuk menghapus Postingan saya ini, yaah tak terasa teman yang saya ceritakan di forum ini telah selesai menjalankan hukumannya selama 1.2 tahun dan pertengahan bulan ini telah di bebaskan. thx


kalau menjalani hukuman, berarti terbukti di pengadilan ya pak ? bisa kah di share prosesnya dan bukti yang diajukan jaksa sebagai pembelajaran buat semua..
arieq
Site Admin
Site Admin
 
Post: 240
Bergabung: 22 Sep 2012, 18:54

tulis komentar

Berikutnya

Kembali ke Umum

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 5 tamu