Pengadaan Langsung

[ Komentar Facebook]

Diskusi tentang hal-hal yang bersifat umum, seperti organisasi pengadaan, aturan-aturan di luar Perpres 54/2010, dan lain-lain

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh guskun » 02 Jun 2011, 23:20

Tati Inderawati menulis:1. pada tahun 2011. si tempat kami ada beberapa pekerjaan yang hanya tersedia ditempat tertentu saja seperti pengadaan Janin untuk Embrio Transfer anak sapi atau istilah teknisnya Recifient ET. Nilainya dibawah 50 juta, dan barang tersebut hanya ada di Balai Embrio Transfer CIPELANG Bandung , juga pekerjaan Pengadaan Rusa hanya ada di Balai Penangkaran KALTIM (untuk Kalimantan). Untuk kedua pekerjaan tersebut bolehkah dilakukan penunjukan langsung? dan untuk penandatanganan SPK dan kelengkapan lain apakah boleh dikirim via pos/titipan kilat? sebelumnya sudah pernah dilakukan nego oleh PPK.
2. Pada penjelasan di forum konsultasi LKPP, dijelaskan bahwa mekanisme pengadaan langsung tidak terdapat tahapan aanwijzing, pemasukan penawaran dan pembukaan penawaran, penetapan pemenang serta sanggahan sebagaimana dilakukan pada pelelangan umum, apa maksudnya? .Di dalam SBD Pengadaan langsung konstruksi/jasa lain ada contoh undangan, disitu ada jadwal pemasukan dan pembukaan penawaran. Apakah dalam pengadaan langsung masih diperlukan BA. Pembukaan penawran, BA Evaluasi ? atau tidak dilakukan evaluasi? tks banyak atas infonya


1) gunakan saja mekanisme pengadaan langsung. Surat penawaran bisa dikirim lewat pos. Penandatanganan SPK prinsipnya dilakukan di lokasi PPK.

2) dalam pegadaan langsung perlu undangan dan pemasukan penawaran. Berita Acara Pengadaan Langsung tetap dibuat yg isinya ada evaluasi.
Yg dimaksud di situs LKPP adlh pengadaan langsung kurang dr 10jt
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh hari wibowo » 16 Jun 2011, 22:03

Metode penilaian kualifikasi apakah yg digunakan utk Pengadaan Langsung pemilihan penyedia barang/jasa (prakualifikasi atau pascakualifikasi)?Pd bagian mana dlm Perpres 54 yg menjelaskannya?Trmksih
hari wibowo
Newbie
Newbie
 
Post: 32
Bergabung: 03 Apr 2011, 08:54
Lokasi: Kab.Melawi-Pontianak

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh Adeng » 16 Jun 2011, 22:14

hari wibowo menulis:Metode penilaian kualifikasi apakah yg digunakan utk Pengadaan Langsung pemilihan penyedia barang/jasa (prakualifikasi atau pascakualifikasi)?Pd bagian mana dlm Perpres 54 yg menjelaskannya?Trmksih


ga pake penilaian kualifikasi :D
Adeng
Newbie
Newbie
 
Post: 57
Bergabung: 01 Apr 2011, 22:12

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh hari wibowo » 23 Jun 2011, 08:46

Rekan2 Ahli / Pk Khl ........
Apakah pada Pekerjaan Konstruksi Pengadaan Langsung :
1. SKP tidak diperhitungkan?
2. Tidak perlu pengalaman Subbidang?

Karena saya liat pada SBD Pekerjaan Konstruksi Pengadaan Langsung tidak memuat evaluasi Kualifikasi
Trmksih.. ;)
hari wibowo
Newbie
Newbie
 
Post: 32
Bergabung: 03 Apr 2011, 08:54
Lokasi: Kab.Melawi-Pontianak

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh guskun » 24 Jun 2011, 04:33

hari wibowo menulis:Rekan2 Ahli / Pk Khl ........
Apakah pada Pekerjaan Konstruksi Pengadaan Langsung :
1. SKP tidak diperhitungkan?
2. Tidak perlu pengalaman Subbidang?

Karena saya liat pada SBD Pekerjaan Konstruksi Pengadaan Langsung tidak memuat evaluasi Kualifikasi
Trmksih.. ;)


ini pertanyaan kritis yang harus diselesaikan dengan sistematis.
Menurut LKPP, Pengadaan Langsung menggunakan metode pre-knowledge, yang secara awam diartikan bahwa Pejabat Pengadaan dianggap sudah mengetahui (memiliki informasi awal) bahwa Penyedia yang ditunjuk dalam Pengadaan Langsung sudah memenuhi syarat kualifikasi sebagaimana diatur dalam pasal 19.
implementasi pre-knowledge dengan cara menunjuk Penyedia yang sudah pernah mendapat pekerjaan dari K/L/D/I.
Dari sekian item persyaratan kualifikasi, SKP (bagi Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Lainnya) adalah informasi yang dinamis, harus uptodate dan tidak bisa didasarkan pada data lampau. Dengan tidak adanya penilaian kualifikasi, tentu saja data SKP tidak valid pada saat itu.
Namun demikian, karena panduan pada SBD Pengadaan Langsung seperti itu (tanpa kualifikasi), kita ikuti saja.
Happy Procure !!!

http://guskun.com, PERTAMA menyediakan newslatter mingguan, terhubung ke seluruh social media
http://bukutender.com
http://www.carajawab.com/?id=guskun
URGENT : guskun@pengadaan.org or info@guskun.com
guskun
Procurement Specialist
Procurement Specialist
 
Post: 2305
Bergabung: 01 Apr 2011, 20:43
Lokasi: Jakarta, Surabaya

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh hari wibowo » 24 Jun 2011, 09:30

Pertanya tersebut sangat penting bagai kami yang berada di daerah, karena keterbatasan jumlah perusahaan yang ada di daerah bisa saja satu perusahaan mengerjakan paket pekerjaan konstruksi s.d 100 juta lebih dari 5 paket pekerjaan dalam waktu yang bersamaan, karena SBD Pekerjaan Konstruksi Pengadaan Langsung yg digunakan dalam pembuatan Dokumen Lelang tidak memuat Evaliasi Kualifikasi yang di dalamya memperhitungkan SKP.
hari wibowo
Newbie
Newbie
 
Post: 32
Bergabung: 03 Apr 2011, 08:54
Lokasi: Kab.Melawi-Pontianak

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh henry sianturi » 24 Jun 2011, 18:55

Sesuai dengan tulisan ibu pada poin satu, saya berpendapat bahwa metode pengadaan yang cocok untuk hal tersebut adalah dengan penunjukan langsung, karena : Menurut Perpres 54 Tahun 2010 pada pasal 38 ayat 4 huruf d dinyatakan mengenai kriteria keadaan tertentu yang memungkinkan dilakukannya penunjukan langsung :
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang spesifik dan hanya dapat dilaksanakan oleh 1 (satu) Penyedia Barang/Jasa Lainnya karena 1 (satu) pabrikan, 1 (satu) pemegang hak paten, atau pihak yang telah mendapat izin dari pemegang hak paten, atau pihak yang menjadi pemenang pelelangan untuk mendapatkan izin dari pemerintah.
dan ayat 5 huruf c : Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bersifat kompleks yang hanya dapat dilaksanakan dengan penggunaan teknologi khusus dan hanya ada 1 (satu) Penyedia yang mampu;
Jadi, menurut pendapat saya, seluruh penjelasan yang ibu tulis telah memenuhi kriteria-kriteria ini.
Mengenai Pengadaan Langsung, tidak diwajibkan adanya dokumen pengadaan. Untuk pengadaan langsung sampai dengan 10 juta bahkan lebih sederhana. Yang penting ada HPS dan spesifikasi teknis (yang dibuat oleh PPK), dan jadwal penyelesaian pekerjaan/pengiriman barang. Berita Acara yang dibuat Pejabat Pengadaan hanyalah Berita Acara Klarifikasi dan Negoisasi Harga yang rangkapnya harus diberikan kepada Calon Pelaksana Pekerjaan (Penyedia). Kemudian Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung (BAHPL) kepada PPK. Kemudian PPK membuat penetapan (Surat Penetapan Penyedia) dan selanjutnya PPK dan Penyedia menandatangani SPK (kalau dalam benttuk SPK).
Jadi memang tidak terdapat tahapan aanwijzing, pemasukan dan pembukaan penawaran, penetapan pemenang serta sanggahan sebagaimana dilakukan pada pelelangan umum;
Terimakasih...
henry sianturi
Newbie
Newbie
 
Post: 3
Bergabung: 24 Jun 2011, 18:27

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh henry sianturi » 24 Jun 2011, 19:07

guskun menulis:
Tati Inderawati menulis:1. pada tahun 2011. si tempat kami ada beberapa pekerjaan yang hanya tersedia ditempat tertentu saja seperti pengadaan Janin untuk Embrio Transfer anak sapi atau istilah teknisnya Recifient ET. Nilainya dibawah 50 juta, dan barang tersebut hanya ada di Balai Embrio Transfer CIPELANG Bandung , juga pekerjaan Pengadaan Rusa hanya ada di Balai Penangkaran KALTIM (untuk Kalimantan). Untuk kedua pekerjaan tersebut bolehkah dilakukan penunjukan langsung? dan untuk penandatanganan SPK dan kelengkapan lain apakah boleh dikirim via pos/titipan kilat? sebelumnya sudah pernah dilakukan nego oleh PPK.
2. Pada penjelasan di forum konsultasi LKPP, dijelaskan bahwa mekanisme pengadaan langsung tidak terdapat tahapan aanwijzing, pemasukan penawaran dan pembukaan penawaran, penetapan pemenang serta sanggahan sebagaimana dilakukan pada pelelangan umum, apa maksudnya? .Di dalam SBD Pengadaan langsung konstruksi/jasa lain ada contoh undangan, disitu ada jadwal pemasukan dan pembukaan penawaran. Apakah dalam pengadaan langsung masih diperlukan BA. Pembukaan penawran, BA Evaluasi ? atau tidak dilakukan evaluasi? tks banyak atas infonya


1) gunakan saja mekanisme pengadaan langsung. Surat penawaran bisa dikirim lewat pos. Penandatanganan SPK prinsipnya dilakukan di lokasi PPK.

2) dalam pegadaan langsung perlu undangan dan pemasukan penawaran. Berita Acara Pengadaan Langsung tetap dibuat yg isinya ada evaluasi.
Yg dimaksud di situs LKPP adlh pengadaan langsung kurang dr 10jt



Sesuai dengan tulisan ibu pada poin satu, saya berpendapat bahwa metode pengadaan yang cocok untuk hal tersebut adalah dengan penunjukan langsung bukan pengadaan langsung, karena : Menurut Perpres 54 Tahun 2010 pada pasal 38 ayat 4 huruf d dinyatakan mengenai kriteria keadaan tertentu yang memungkinkan dilakukannya penunjukan langsung :
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang spesifik dan hanya dapat dilaksanakan oleh 1 (satu) Penyedia Barang/Jasa Lainnya karena 1 (satu) pabrikan, 1 (satu) pemegang hak paten, atau pihak yang telah mendapat izin dari pemegang hak paten, atau pihak yang menjadi pemenang pelelangan untuk mendapatkan izin dari pemerintah.
dan ayat 5 huruf c : Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang bersifat kompleks yang hanya dapat dilaksanakan dengan penggunaan teknologi khusus dan hanya ada 1 (satu) Penyedia yang mampu;
Jadi, menurut pendapat saya, seluruh penjelasan yang ibu tulis telah memenuhi kriteria-kriteria ini.
Mengenai Pengadaan Langsung, tidak diwajibkan adanya dokumen pengadaan. Untuk pengadaan langsung sampai dengan 10 juta bahkan lebih sederhana. Yang penting ada HPS dan spesifikasi teknis (yang dibuat oleh PPK), dan jadwal penyelesaian pekerjaan/pengiriman barang. Berita Acara yang dibuat Pejabat Pengadaan hanyalah Berita Acara Klarifikasi dan Negoisasi. setelah dilaksanakan evaluasi, klarifikasi dan negoisasi (harga penawaran tetap dievaluasi dong bu, manatau lebih tinggi dari HPS-nya PPK khan gak jadi) yang rangkapnya harus diberikan kepada Calon Pelaksana Pekerjaan (Penyedia). Kemudian Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung (BAHPL) kepada PPK. Kemudian PPK membuat penetapan (Surat Penetapan Penyedia) dan selanjutnya PPK dan Penyedia menandatangani SPK (kalau dalam benttuk SPK).
Jadi memang tidak terdapat tahapan aanwijzing, pemasukan dan pembukaan penawaran, penetapan pemenang serta sanggahan sebagaimana dilakukan pada pelelangan umum;
Mengenai penandatangan SPK tidak masalah dikirim lewat pos (karena kondisi dan jarak), yang penting sah ditandatangani pejabat yang berwenang dan penyedia dan ada stempel serta materai (perikatan hukum)
Terimakasih...
henry sianturi
Newbie
Newbie
 
Post: 3
Bergabung: 24 Jun 2011, 18:27

Re: Pengadaan Langsung

Postoleh henry sianturi » 25 Jun 2011, 11:06

hari wibowo menulis:Metode penilaian kualifikasi apakah yg digunakan utk Pengadaan Langsung pemilihan penyedia barang/jasa (prakualifikasi atau pascakualifikasi)?Pd bagian mana dlm Perpres 54 yg menjelaskannya?Trmksih


Pengadaan Langsung dilakukan dengan Metode Prakualifikasi tetapi yang lebih sederhana. Karena calon penyedia telah diketahui terlebih dahulu, calon penyedia tidak diwajibkan mengisi form isian kualifikasi. Prakualifikasi sederhana sama dengan seleksi sederhana. Yang jelas tahapan aanwejzing (penjelasan pekerjaan), pemasukan dan pembukaan penawaran serta sanggahan tidak ada di dalam dokumen Pengadaan Langsung. Tetapi Pengadaan Langsung juga tidak mewajibkan adanya Dokumen Pengadaan.
Sesuai dengan Perpres 54 Tahun 2010 pada Lampiran II (Barang) disebutkan bahwa metode evaluasi untuk Penunjukan Langsung dan Pengadaan Langsung adalah Metode Evaluasi sistem gugur. Terdapat Pada : TATA CARA PEMILIHAN PENYEDIA BARANG, huruf A. PERSIAPAN PEMILIHAN PENYEDIA BARANG, angka 7. PEMILIHAN METODE EVALUASI huruf d. (hal II-13). Saya petikkan :
d. Khusus untuk Penunjukan Langsung dan Pengadaan Langsung yang dilakukan oleh Pejabat Pengadaan menggunakan metode evaluasi sistem gugur
Semoga menjadi jelas...Terimakasih
henry sianturi
Newbie
Newbie
 
Post: 3
Bergabung: 24 Jun 2011, 18:27

tulis komentar

Sebelumnya

Kembali ke Umum

Siapa yang online

Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu